Fintech Genjot Penyaluran Pembiayaan UKM Jelang Ramadan

    Annisa ayu artanti - 31 Maret 2021 15:32 WIB
    <i>Fintech</i> Genjot Penyaluran Pembiayaan UKM Jelang Ramadan
    Ilustrasi penyaluran pinjaman fintech lending - - Foto: dok MI



    Jakarta: Perusahaan peer to peer lending, KoinWorks menggenjot penyaluran pembiayaan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) menjelang Ramadan. Hal ini seiring potensi konsumsi masyarakat yang tinggi selama bulan puasa dibandingkan bulan-bulan biasa.

    "Merespons permintaan dari konsumen yang terjadi menuju dan selama bulan suci Ramadan, membuat pelaku UKM digital harus menyiapkan dana tambahan guna melakukan stok barang, atau mengeluarkan produk baru khusus periode Ramadan bagi pelanggannya, KoinWorks sebagai platform pembiayaan produktif siap memberikan penawaran dan pelayanan terbaik guna menjawab kebutuhan ini," kata Chief of Operating Officer KoinWorks Bernard Arifin dalam keterangan tertulis, Rabu, 31 Maret 2021.






    Bernard menjelaskan sejak Februari lalu permintaan pinjaman di KoinBisnis tercatat naik hingga 40 persen. Berdasarkan catatan KoinWorks, rata-rata permintaan pinjaman dari para pelaku UKM digital e-commerce menuju Ramadan ini tercatat sekitar Rp50 juta hingga Rp100 juta, dengan tenor pinjaman rata-rata 12 bulan.

    "Kami masih terus menggenjot penyaluran pembiayaan ke pelaku UKM Digital sektor e-commerce, salah satunya melalui pemberian penawaran khusus Ramadan," ucapnya.
     
    Lebih lanjut, melalui kerja sama dengan beberapa platform e-commerce besar Tanah Air, KoinWorks akan menawarkan program untuk mendukung para online seller selama Ramadan, seperti memberikan potongan biaya origination fee hingga 50 persen dan program instant approval untuk pinjaman maksimal Rp50 juta mulai pertengahan April 2021.

    Selain fokus untuk memberikan pembiayaan kepada pelaku UKM Digital di Indonesia dalam menyambut Ramadhan, KoinWorks juga berkomitmen untuk terus memastikan terjaganya nilai NPL, dengan menjalankan prinsip responsible lending dan melakukan penyesuaian sistem credit-scoring secara berkala, menyesuaikan kondisi ekonomi,dan bisnis yang berjalan.


    "Hal tersebut tentunya kami terapkan untuk menjaga kepercayaan pendana untuk dapat membantu mendanai ratusan ribu bisnis para pelaku UKM Digital di Indonesia," pungkasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id