Astra Taksir Penjualan Kendaraan Turun 40% karena Korona

    Annisa ayu artanti - 10 April 2020 10:30 WIB
    Astra Taksir Penjualan Kendaraan Turun 40% karena Korona
    ?Astra Taksir Penjualan Kendaraan Turun 40% karena Korona. Foto: dok Astra.
    Jakarta: PT Astra International Tbk tidak menampik pandemi virus korona (covid-19) yang sedang melanda negeri menyebabkan penurunan penjualan kendaraan perseroan.

    Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti mengatakan saat ini pihaknya melihat bahwa penjualan otomotif dan industri sudah turun sejak pemerintah menerapkan social distancing. Astra International pun mencatat sejak pertengahan Maret lalu, penjualan setiap minggunya terus menurun.

    "Maka kami melihat dampaknya terhadap penjualan mungkin bisa 30 sampai 40 persen lebih rendah dibandingkan tahun lalu," kata Tira kepada Medcom.id, Jumat, 10 April 2020.

    Meski demikian, ia menyebutkan prediksi tersebut masih terlalu dini, sebab tidak ada yang tahu pasti sampai kapan kondisi ini akan berlangsung.

    Baca: Daihatsu Kurangi Produksi Mobil, Karyawan #StayAtHome

    "Tidak mudah menentukan target secara akurat dalam situasi covid-19 yang tingkat ketidakpastiannya tinggi. Kami berharap kondisi bisa membaik di semester dua dan minat belanja konsumen segera kembali positif setelah situasi membaik," imbuhnya.

    Dalam kondisi ini, kata Tira, sebisa mungkin perusahaan melakukan upaya pencegahan covid-19. Mulai dari memberlakukan kerja di rumah saja atau work form home (WFH) dan melakukan protokol kesehatan di tempat kerja.

    "Dengan melihat situasi tersebut dan dengan asumsi, segala upaya memutus rantai penyebaran covid-19 membuahkan hasil yang baik, penyebaran bisa ditekan dan situasi perlahan bisa membaik di awal semester dua nanti," tukasnya.

    Sebelumnya, Bahana Sekuritas menilai penjualan kendaraan bermotor bakal sulit mencapai target tahun ini karena pada kuartal pertama industri kendaraan bermotor sudah banyak dihadapi oleh tantangan. Mulai dari banjir yang terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia sejak akhir 2019 hingga pertengahan Februari. Lalu, penyebaran covid-19 di Indonesia.

    "Bila melihat perkembangan yang terjadi hingga saat ini, ancaman perlambatan ekonomi semakin nyata baik secara global maupun domestik selama kuartal pertama tahun ini dan masih akan berdampak hingga kuartal kedua," kata Analis Bahana Sekuritas Anthony Yunus.

    Hal tersebut, kata Anthony, berdampak terhadap target permintaan kendaraan bermotor yang diperkirakan sulit tercapai. Bahana memperkirakan volume penjualan roda empat akan turun sekitar delapan persen atau diperkirakan sekitar 948 ribu unit. Sementara penjualan roda dua diperkirakan turun sekitar lima persen atau mencapai sekitar 6,163 juta unit untuk sepanjang 2020.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id