comscore

Dioper ke INA, Ini Jumlah Kepemilikan Saham Pemerintah di Bank Mandiri dan BRI Saat Ini

Fetry Wuryasti - 27 Desember 2021 19:43 WIB
Dioper ke INA, Ini Jumlah Kepemilikan Saham Pemerintah di Bank Mandiri dan BRI Saat Ini
Ilustrasi. Foto: dok.MI
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk melaporkan perubahan kepemilikan saham pemerintah, yang dialihkan kepada Indonesia Investment Authority (INA).

Dikutip dari situs keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), disampaikan sesuai POJK 11/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Akta Inbreng, Perseroan telah menerima kuasa untuk melakukan pelaporan perubahan kepemilikan saham PT Bank Mandiri Tbk oleh Pemegang Saham Mayoritas Perseroan (Pemerintah RI) dan INA, sehubungan dengan pengalihan sebagian kepemilikan saham perseroan milik pemerintah kepada Indonesia Investment Authority.
"Saham Seri B pemerintah dari 27.999.999.999 lembar saham atau setara 60 persen di Bank Mandiri, berkurang menjadi 24.266.666.666 lembar saham atau setara 52 persen," kata Senior Vice President Corporate Secretary Group Bank Mandiri Rudi As Aturridha, dikutip dari Mediaindonesia.com, Senin, 27 Desember 2021.

Dengan demikian jumlah saham pemerintah di Bank Mandiri telah berkurang sebanyak 3.733.333.333 miliar saham Seri B atau setara 8 persen.

Harga pengalihan saham sebesar Rp6.073 per lembar saham berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No. 515/KMK.06/2021 tanggal 23 Desember 2021 tentang Penetapan Nilai Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Lembaga Pengelola Investasi, dan ditransaksikan pada Kamis, 23 Desember 2021.

Sedangkan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), saham pemerintah Seri B dari 86.108.998.709 (56,82 persen), berkurang menjadi 80.610.976.875 (53,19 persen).

"Jumlah saham yang dialihkan 5.498.021.834 Saham Seri B, dengan harga pengalihan per saham Rp 4.061 (berdasarkan KMK 515/2021) dan ditransaksikan Kamis (23/12)," ujar Vice President Bank BRI Kusnandar Nurgraha.

Adapun tujuan pengalihan kepemilikan saham untuk pemenuhan PP 73/2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi dan PP 111/2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Lembaga Pengelola Investasi, dengan status kepemilikan saham langsung.

 

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id