Memproteksi Ancaman Pandemi dengan Asuransi

    Husen Miftahudin - 16 Juli 2020 21:31 WIB
    Memproteksi Ancaman Pandemi dengan Asuransi
    Ilustrasi. Foto: AIA
    Jakarta: PT AIA Financial (AIA) memproteksi keluarga Indonesia untuk menghindari ancaman penyebaran wabah covid-19 di tengah fase adaptasi kenormalan baru (new normal). Program yang diberi nama AIA 1dapat4 ini dapat memproteksi keluarga secara menyeluruh.

    Presiden Direktur AIA Sainthan Satyamoorthy mengatakan proteksi itu dapat diperoleh melalui pembelian satu polis asuransi untuk produk tertentu. Sehingga, empat anggota keluarga yang tertera dalam satu Kartu Keluarga (KK) dapat mendapatkan manfaat perlindungan dari risiko covid-19.

    "Program ini menawarkan premi yang sangat terjangkau untuk mendapatkan perlindungan empat orang sekaligus, yakni mulai dari Rp1 juta per bulan selama periode 1 Juli hingga 30 September 2020," ujar Sainthan dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Kamis, 16 Juli 2020.

    Program ini berlaku untuk nasabah AIA dan nasabah baru dengan total perlindungan senilai Rp100 juta dari risiko covid-19 untuk empat anggota keluarga. Perlindungan yang didapatkan berupa santunan tunai rawat inap sebesar Rp1 juta per hari untuk rawat inap di rumah sakit akibat terdiagnosa positif covid-19 dengan maksimal 25 hari per individu.

    Ada juga asuransi Proteksi Affinity Personal Accident dengan uang pertanggungan Rp5 juta per individu dengan masa perlindungan hingga 31 Desember 2020. Perlindungan ini berlaku untuk anggota keluarga mulai dari umur lima hingga 65 tahun.

    Guna mendukung protokol kesehatan dalam menjaga jarak aman, AIA 1dapat4 juga dapat diperoleh tanpa tatap muka fisik dengan tenaga pemasar AIA melalui AIA DigiBuy. Nasabah cukup melakukan komunikasi melalui video call kemudian prosesnya diteruskan melalui platform Interactive Point of Sales (iPos) untuk tenaga pemasar dan microsite untuk nasabah.

    "Rekaman video berisi persetujuan nasabah atas produk dan manfaat asuransi yang akan dibeli juga akan menjadi bagian yang wajib dipenuhi dalam sistem pemasaran ini," ucap Sainthan.

    Nasabah kemudian hanya perlu meninjau seluruh dokumen pendukung. Jika sudah setuju, maka nasabah dapat mengirimkan swafoto dengan KTP dan membubuhkan tanda tangan elektronik melalui e-sign form.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id