comscore

Listing Perdana, Saham TLDN Meningkat 36%

Annisa ayu artanti - 12 April 2022 09:52 WIB
<i>Listing</i> Perdana, Saham TLDN Meningkat 36%
Ilustrasi listing perusahaan IPO. foto : Medcom.
Jakarta: PT Teladan Prima Agro Tbk hari ini resmi mencatatkan sahamnya di papan utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham TLDN.

Perusahaan kelapa sawit yang memiliki seluruh lahan konsesinya di Kalimantan Timur ini melepas sebanyak 517.681.200 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebanyak empat persen dari modal ditempatkan atau disetor penuh dengan harga penawaran sebesar Rp580 per saham.
Berdasarkan pantauan Medcom.id, saat listing perdana Selasa, 12 April 2022, saham TLDN bergerak positif hingga menyentuh harga Rp680 per saham atau meningkat 36 persen. Hingga pukul 09.12 WIB saham TLDN sudah ditransaksikan sebanyak 9.126 kali dengan volume sebesar 67,03 juta. Sehingga dana segar yang terkumpul telah mencapai 41,36 miliar.

Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk Wishnu Wardhana mengatakan pencatatan TLDN menjadi sebuah momen penting bagi industri kelapa sawit yang saat ini mengalami super-cycle harga komoditas kelapa sawit.

"Pemulihan kondisi ekonomi di akhir masa pandemi covid-19 menunjukkan sentimen positif dan minat yang meningkat terhadap industri kelapa sawit yang terus mengalami kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) selama beberapa tahun terakhir. Catatan kinerja dan portofolio operasional kami yang baik menjadi landasan kepercayaan investor terhadap potensi pertumbuhan Perseroan," katanya.

Ia menjelaskan, seluruh dana hasil penawaran umum setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan untuk modal perseroan untuk mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit yakni sebesar 71 persen.

Lalu, sisanya sekitar 29 persen akan digunakan untuk penyetoran modal pada anak usaha dengan rincian sebesar 15 persen akan dilakukan penyetoran modal kepada PT Telen Prima Sawit, yang selanjutnya akan digunakan untuk belanja modal untuk pembangunan fasilitas pabrik pengolahan inti sawit.

Lalu 14 persen akan dilakukan penyetoran modal kepada PT Daya Lestari, yang selanjutnya akan digunakan untuk belanja modal pembangunan biogas power plant.

"Raihan dana baru yang terhimpun dari masyarakat akan membuka pintu bagi kami untuk melakukan akuisisi baru guna menambah konsesi kelapa sawit yang sudah ada. Selain itu, kami juga berencana untuk membangun Kernel Crushing Plant dan Biogas Power Plant,” jelasnya.

Di sisi lain, TLDN menyetujui pelaksanaan program MESOP dengan jumlah sebanyak-banyaknya satu persen dari saham yang ditawarkan dan disetor penuh setelah IPO dan MESOP atau sebanyak-banyaknya 130.773.000 saham baru.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id