comscore

AXA Mandiri Catat Premi Bersih Rp12,7 Triliun Sepanjang 2021

Eko Nordiansyah - 06 Juni 2022 17:25 WIB
AXA Mandiri Catat Premi Bersih Rp12,7 Triliun Sepanjang 2021
Axa Mandiri. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) membukukan kinerja positif di tahun lalu dengan menghimpun total premi bersih senilai lebih dari Rp12,7 triliun. Nilai tersebut tumbuh 14,72 persen dibandingkan dengan posisi pada tahun sebelumnya sebesar Rp 11 triliun.

Hal ini tidak terlepas dari kemampuan AXA Mandiri dalam memberikan perlindungan kepada 3,8 juta tertanggung hingga akhir tahun lalu. Pendapatan premi bersih ini menyumbang 84,9 persen dari total pendapatan AXA Mandiri yang tercatat sebesar Rp14,99 triliun pada akhir Desember 2021 atau tumbuh 23,47 persen dari tahun sebelumnya senilai Rp12,14 triliun.
 
Pertumbuhan pendapatan ini memungkinkan AXA Mandiri untuk membukukan laba bersih senilai lebih dari Rp1 triliun pada 2021. Saat pandemi masih menjadi kekhawatiran perekonomian secara global, laba bersih AXA Mandiri tumbuh 3,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma mengatakan kinerja yang solid pada tahun lalu tak terlepas dari kegesitan perusahaan dalam beradaptasi melalui transformasi digital dan inovasi berkelanjutan di tengah pandemi. Kinerja positif ini juga merupakan hasil dari dukungan penuh dan kerja sama tim yang luar biasa, mulai dari tenaga pemasar, karyawan, dan mitra bisnis, serta terus menjaga kepercayaan dari nasabah.
 
"Pendemi mendorong kami untuk beradaptasi dengan mempercepat transformasi digital, guna menjaga keberlangsungan bisnis yang sehat dan tetap menyediakan layanan yang berkualitas tinggi bagi nasabah, dalam menikmati manfaat solusi proteksi dan layanan AXA Mandiri," kata dia dalam keterangan resminya, Senin, 6 Juni 2022.
 
Selain itu, AXA Mandiri telah membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp9,05 triliun sepanjang 2021. Pembayaran klaim dan manfaat tersebut membuktikan pemenuhan kewajiban kepada nasabah serta diharapkan dapat meringankan beban finansial dan membantu nasabah yang terdampak oleh pandemi.
 
Kokohnya kinerja AXA Mandiri ditopang dengan kondisi keuangan yang sehat tercermin dari Risk Based Capital (RBC) di level 423 persen pada 2021. Angka tersebut jauh di atas batas minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu 120 persen.
 
Pada 2021, AXA Mandiri juga membukukan kenaikan total aset sebesar 9,38 persen dibandingkan setahun sebelumnya dari Rp37,56 triliun menjadi Rp41,08 triliun. Ekuitas perusahaan turut tumbuh sebesar 1,16 persen dibandingkan setahun sebelumnya dari Rp2,99 triliun menjadi Rp3,03 triliun.
Hasil tersebut tidak terlepas dari berbagai inisiatif yang diluncurkan oleh perusahaan, guna memasarkan berbagai solusi perlindungan, mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, perencanaan keuangan jangka panjang, hingga asuransi mikro. AXA Mandiri menjangkau masyarakat melalui berbagai macam jalur distribusi, yaitu bancassurance, telemarketing, dan corporate.
 
"Sementara itu, guna terus meningkatkan kualitas layanan, integrasi teknologi digital dilakukan untuk memudahkan nasabah dan para tenaga pemasar, serta memperluas akses informasi mengenai solusi proteksi yang komprehensif kepada masyarakat," ungkapnya.

Berbagai transformasi digital mulai dari digital sales tools (Perfect Solution) untuk tenaga pemasar, layanan AXA Mandiri Telekonsultasi yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah untuk berkonsultasi dengan dokter secara daring, hingga meluncurkan layanan asuransi dan kesehatan digital bagi nasabah, yaitu Emma.
 
"Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen AXA Mandiri untuk menjadi pemimpin dalam transformasi digital serta dalam bisnis proteksi dan kesehatan. Selain itu, semua langkah strategis yang dilakukan secara cepat selama pandemi merupakan bentuk komitmen Perusahaan sebagai mitra bagi para nasabah untuk senantiasa melindungi masa depan mereka," tambah Handojo.
 
Tak sampai di situ, Emma juga menghadirkan direktori rumah sakit dan layanan VIP. Nasabah juga dapat membaca artikel-artikel kesehatan dan mengikuti kelas-kelas virtual, guna memperkaya wawasan mengenai berbagai isu-isu kesehatan serta akses ke berbagai merchant jasa kesehatan.

"Ke depannya Emma akan terus dikembangkan sebagai one stop service aplikasi bagi nasabah AXA Mandiri, sehingga nasabah akan semakin merasa nyaman dan aman dalam bertransaksi dan menikmati layanan yang berbeda dari AXA Mandiri," pungkas dia.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id