Permintaan Meningkat, Indocement Optimistis Pasar Semen Tumbuh di Semester II

    Ade Hapsari Lestarini - 08 Mei 2021 23:01 WIB
    Permintaan Meningkat, Indocement Optimistis Pasar Semen Tumbuh di Semester II
    Ilustrasi Indocement. Foto: dok Indocement.



    Jakarta: PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) optimistis pasar semen di semester II-2021 akan tumbuh. Hal ini seiring pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Direktur dan Corporate Secretary Antonius Marcos mengatakan permintaan semen domestik nasional telah mengalami pertumbuhan positif sejak Februari 2021 dan cenderung menguat pada sejak Maret lalu.

     



    "Kami optimistis pertumbuhan positif akan terus berlanjut di 2021 ini," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 8 Mei 2021.

    Perseroan, lanjut Antonius, memprediksi kenaikan permintaan semen domestik nasional sebesar lima persen dibandingkan 2020. Terutama dari pertumbuhan semen curah pada semester ke-2 yang disebabkan dari beberapa hal seperti nilai bujet infrastruktur 2021 yang kembali berada pada kisaran sebelum masa pandemi covid-19.

    Selanjutnya ditopang oleh proyek-proyek komersial dan perumahan baru yang akan mulai dari tender-tender yang sedang berlangsung saat ini. Selain itu, pembentukan Sovereign Wealth Funds (SWF) yang akan menarik investasi untuk proyek-proyek infrastruktur utama dan kemudian efek berkelanjutan dari proyek infrastruktur tersebut yang akan mendorong pembangunan konstruksi zona industri dan pabrik di daerah sekitar.

    "Kami juga meyambut baik instruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penggunaan semen hijau (beton) dalam proyek-proyek infrastruktur dan pemerintah lainnya," terangnya.

    Dia mengatakan Indocement tentunya siap memproduksi dan memasok produk semen hijau tersebut, baik dalam bentuk pasokan produk PCC, Duracem-Slag Cement. Serta jenis semen yang terbaru yaitu semen hidraulik yang sama tangguhnya dengan semen OPC yang sudah dikenal saat ini.

    Terkait kinerja, pangsa pasar Indocement untuk periode kuartal I-2021 berada di tingkat 25,9 persen. Pertumbuhan pangsa pasar pada periode ini berada di luar Jawa dari 15,1 persen menjadi 16,1 persen didukung terutama telah beroperasinya secara optimal dua terminal perseroan di Pulau Sumatra dan satu floating terminal di Konawe, Sulawesi Tenggara yang secara efisien menopang pertumbuhan permintaan semen di daerah tersebut.

    Tercatat pada kuartal I-2021 total volume penjualan bertumbuh 5,5 persen menjadi Rp4,21 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,99 triliun didukung peningkatan volume domestik 3,7 persen atau senilai Rp4,11 triliun dan juga volume ekspor sebesar Rp95 miliar atau melonjak 344,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21 miliar.

    Adapun hingga kuartal I-2021 perseroan membukukan pendapatan bersih mencapai Rp3,43 triliun dengan laba periode berjalan senilai Rp351,3 miliar.

    Indocement merupakan salah satu produsen semen terbesar di Indonesia. Saat ini perseroan dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass.

    Perseroan memiliki 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 24,9 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat serta dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id