AFPI Minta Regulator Buat UU hanya Fintech Berizin yang Boleh Beroperasi

    Nia Deviyana - 14 Januari 2021 18:03 WIB
    AFPI Minta Regulator Buat UU hanya <i>Fintech</i> Berizin yang Boleh Beroperasi
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai perlunya regulasi berbentuk undang-undang terkait fintech lending untuk mendukung pertumbuhan industri di masa pemulihan ekonomi nasional.

    Salah satunya yang mengatur bahwa hanya fintech lending berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dapat beroperasi, dan menutup akses pinjaman online atau fintech ilegal beroperasi.

    "Mohon dukungan Komisi XI untuk mempertimbangkan payung hukum dengan UU tersendiri, jika sulit dengan UU fintech, bisa juga menyisipkan di omnibus law. Kami hanya ingin ada peraturan yang mengatur bahwa hanya fintech berizin yang boleh beroperasi. Sehingga anggota kami yang masih berstatus terdaftar, agar segera mengurus proses perizinan OJK," ujar Sekretaris Jenderal AFPI Sunu Widyatmoko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) AFPI dengan Komisi XI DPR, Kamis, 14 Januari 2021.

    Hal ini, lanjut Sunu, agar tidak ada celah bagi pihak fintech lending ilegal bermain. Adapun jika tetap beroperasi, fintech lending ilegal ini bisa diproses sebagai tindakan pidana.

    Hingga saat ini, lanjut Sunu, AFPI mengidentifikasi fintech lending ilegal dengan berbagai karakteristiknya yang merugikan industri dan masyarakat.

    "Fintech lending ilegal ini tidak terdaftar dan tidak diawasi OJK dengan bunga atau biaya pinjaman yang tak terbatas," jelasnya.

    Sunu menjelaskan AFPI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Google, untuk menutup akses fintech lending ilegal. Namun, Google pun membutuhkan dasar hukumnya.

    "Itulah sebabnya kita butuh regulasi berbentuk UU untuk mengatur industri fintech. Saat ini yang menjadi tantangan bersama industri adalah mengedukasi dan sosialisasi ke masyarakat untuk berhati-hati dengan keberadaan pinjaman online atau fintech ilegal," pungkas Sunu.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id