Sepekan, Rupiah Kalah Kuat dari Dolar AS

    Angga Bratadharma - 20 Februari 2021 13:03 WIB
    Sepekan, Rupiah Kalah Kuat dari Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO


    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan di sepanjang pekan ini terpantau berada di area tekanan. Ekonomi Amerika Serikat (USD) yang mulai pulih memberi kekuatan tambahan bagi mata uang Paman Sam dan imbasnya sulit dibungkam oleh mata uang Garuda.

    Mengutip data Jisdor Bank Indonesia, Sabtu, 20 Februari 2021, nilai tukar rupiah pada awal pekan berada di level Rp13.945 per USD. Lalu pada Selasa, 16 Februari, nilai tukar rupiah menguat ke posisi Rp13.875 per USD. Kemudian pada Rabu, 17 Februari, nilai tukar rupiah tertekan ke level Rp14.019 per USD.


    Sedangkan pada Kamis, 18 Februari, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.059 per USD. Lalu pada akhir pekan atau Jumat, 19 Februari, nilai tukar rupiah kembali melemah ke posisi Rp14.085 per USD. Penguatan mata uang Paman Sam kian sulit dibendung seiring dengan pemulihan yang kian terlihat dan akselerasi program vaksin covid-19.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat tergelincir di akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), di tengah momentum positif euro dan poundsterling Inggris. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,26 persen menjadi 90,3648.

    Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2114 dari USD1,2085 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,4013 dibandingkan dengan USD1,3974 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7865 dibandingkan dengan USD0,7766.

    Dolar AS dibeli 105,49 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 105,68 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8967 franc Swiss dibandingkan dengan 0,8964 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2619 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2681 dolar Kanada.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Investor menilai ada kemungkinan paket stimulus fiskal disahkan guna memerangi pandemi covid-19. Pemerintah AS terus berupaya agar pemulihan terakselerasi meski pandemi belum berakhir.

    Indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebanyak 0,98 poin atau 0,0031 persen menjadi 31.494,32. Sedangkan S&P 500 turun 7,26 poin atau 0,19 persen menjadi 3.906,71. Indeks Komposit Nasdaq naik 9,11 poin atau 0,07 persen menjadi 13.874,46.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id