comscore

Berfluktuatif, Rupiah Masih Bakal Menguat Hari Ini

Husen Miftahudin - 24 Januari 2022 07:04 WIB
Berfluktuatif, Rupiah Masih Bakal Menguat Hari Ini
Ilustrasi. Foto: AFP/Adek Berry.
Jakarta: Gerak kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini masih akan menguat. Kendati saat pembukaan perdagangan diprediksi berfluktuatif.

"Untuk perdagangan Senin, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat tipis di rentang Rp14.310 per USD sampai Rp14.370 per USD," ungkap Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi, dalam siaran persnya, Senin, 24 Januari 2022.
Pada perdagangan akhir pekan, Bloomberg mencatat nilai tukar rupiah terhadap USD ditutup menguat tipis ke level Rp14.335 per USD. Mata uang Garuda tersebut menguat lima poin atau setara 0,03 persen dari posisi Rp14.340 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Sementara data Yahoo Finance menunjukkan rupiah juga berada di zona hijau pada posisi Rp14.345 per USD. Sedangkan berdasar data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan ke level Rp14.347 per USD.

Faktor yang memengaruhi gerak rupiah

Ibrahim mengatakan dolar AS mengalami penurunan karena kekhawatiran inflasi yang akan tetap tinggi. Di samping itu juga karena Federal Reserve AS yang akan memperketat kebijakan moneternya.

"Hal tersebut memperburuk sentimen investor, sehingga mendorong kenaikan safe-haven yen Jepang vis-a-vis dolar Australia yang lebih berisiko," ujar Ibrahim.

Mata uang AS mengambil napas dari kenaikan baru-baru ini, karena reli dalam imbal hasil Treasury AS mendingin. Namun, hal itu masih menuju minggu terbaik dalam dua bulan terakhir. Sementara itu, saham AS mengalami aksi jual tajam semalam di jam-jam terakhir perdagangan, sementara rekan-rekan Asia mengalami penurunan.

Di sisi lain, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis ekonomi Indonesia tumbuh antara 4,7-5,5 persen pada 2022 sejalan dengan akselerasi konsumsi swasta dan investasi. Perkiraan ini di tengah belanja fiskal pemerintah dan ekspor yang tetap terjaga, meski risiko kenaikan kasus covid-19 perlu terus diwaspadai.

Selain itu, proyeksi tersebut juga didukung oleh mobilitas yang terus meningkat, sejalan dengan akselerasi vaksinasi, pembukaan ekonomi yang semakin luas dan stimulus kebijakan yang berlanjut.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id