Gawat! BI Perkirakan Penyaluran Kredit Baru di Kuartal III-2021 Melambat

    Husen Miftahudin - 15 Oktober 2021 14:38 WIB
    Gawat! BI Perkirakan Penyaluran Kredit Baru di Kuartal III-2021 Melambat
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) memperkirakan penyaluran kredit baru untuk keseluruhan periode kuartal III-2021 bakal melambat. Hal tersebut terindikasi dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan penyaluran kredit baru kuartal III-2021 hasil survei periode September 2021 sebesar 48,9 persen.

    Berdasarkan kelompok bank, perlambatan secara kuartalan diperkirakan terutama terjadi pada kategori bank umum dan bank umum syariah. Sementara berdasarkan jenis penggunaan, perlambatan kredit baru diperkirakan terjadi pada Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan kredit konsumsi lainnya.

     



    Berdasarkan hasil survei, kebijakan penyaluran kredit baru untuk kuartal III-2021 secara umum sedikit lebih ketat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Hal ini terindikasi dari SBT perubahan kebijakan penyaluran kredit kuartal III-2021 hasil survei periode September 2021 yang tercatat sebesar 2,6 persen.

    "Berdasarkan jenis penggunaan, kebijakan penyaluran kredit yang lebih ketat pada kuartal III-2021 diprakirakan terjadi terutama pada Kredit Investasi (KI) dan kredit konsumsi (selain KPR)," ungkap hasil survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan BI, Jumat, 15 Oktober 2021.

    Sementara itu, penyaluran kredit baru pada September 2021 diindikasikan meningkat dibandingkan dengan Agustus 2021. Hasil survei kepada perbankan menunjukkan bahwa SBT penyaluran kredit baru sebesar 48,9 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT 25,0 persen pada bulan sebelumnya.

    Kelompok bank

    Berdasarkan kelompok bank, peningkatan pertumbuhan penyaluran kredit baru pada September 2021 diperkirakan terjadi pada seluruh kategori bank. Berdasarkan jenis penggunaan, penyaluran kredit baru pada September 2021 diperkirakan meningkat pada KMK, KI, dan KPR. Untuk jenis kredit konsumsi (selain KPR) diperkirakan melambat.

    Berdasarkan kategori lapangan usaha, penyaluran kredit baru terutama diprioritaskan kepada lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran; diikuti oleh Industri Pengolahan/Manufaktur; Konstruksi; serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.

    "Faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru yaitu prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta permintaan pembiayaan dari nasabah," ungkap BI.

    Bank Indonesia memprediksi penyaluran kredit baru akan kembali menguat pada Oktober 2021. Hal ini terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru Oktober 2021 sebesar 78,7 persen. Berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan penyaluran kredit baru yang meningkat diperkirakan terjadi pada kategori bank umum dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

    "Sementara itu, berdasarkan jenis penggunaan, meningkatnya pertumbuhan kredit baru diprakirakan terjadi pada KMK, KI, dan kredit konsumsi (selain KPR)," tutup survei Bank Indonesia tersebut.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id