Rupiah Dibuka Cerah Pagi Ini

    Ade Hapsari Lestarini - 07 Juni 2021 09:27 WIB
    Rupiah Dibuka Cerah Pagi Ini
    Foto: AFP.



    Jakarta: Kurs rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini berbalik menguat. Mata uang Garuda ini melibas keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS).

    Mengutip Bloomberg, Senin, 7 Juni 2021, rupiah menguat 24,5 poin atau setara 0,17 persen menjadi Rp14.270 per USD dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan di level Rp14.295 per USD.

     



    Kondisi nilai tukar rupiah sudah terpantau menguat sejak pembukaan perdagangan yang berada pada posisi Rp14.270 per USD.

    Adapun rentang gerak rupiah berada di kisaran Rp14.265-Rp14.272 per USD. Sementara year to date (ytd) return terpantau sebesar 1,57 persen.

    Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan ke posisi Rp14.313 per USD. Gerak rupiah terpantau menguat dibandingkan pergerakan sebelumnya di Rp14.315 per USD.

    Sebelumnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini pergerakannya akan menguat. Setelah sebelumnya dibuka berfluktuatif.

    "Untuk perdagangan Senin, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, namun ditutup menguat di rentang Rp14.295 per USD sampai Rp14.325 per USD," ungkap Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan resminya, Senin, 7 Juni 2021.

    Kurs rupiah pada penutupan perdagangan akhir pekan melemah imbas menterengnya data ekonomi AS. Akibat hal tersebut, dolar AS juga mengalami penguatan terhadap mata uang negara-negara lainnya di dunia.

    "Dolar menguat terhadap mata uang lainnya dan mencapai yang tertinggi multiminggu setelah serentetan data ekonomi yang kuat menjelang rilis gaji bulanan. Ini meningkatkan kemungkinan pengetatan awal Federal Reserve," jelas Ibrahim.

    Adapun Negeri Paman Sam mencatat bahwa sebanyak 385 ribu orang menganggur dalam seminggu terakhir. Angka itu lebih rendah dari perkiraan Investing.com sebesar 390 ribu hingga 405 ribu orang yang menganggur di AS.

    "Jumlah klaim mengalami penurunan selama lima minggu berturut-turut ke rekor terendah 400 ribu orang, level yang tidak terlihat sejak awal pandemi covid-19," paparnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id