comscore

6 Trik Menjaga Ketahanan Finansial Keluarga

Antara - 12 November 2021 12:22 WIB
6 Trik Menjaga Ketahanan Finansial Keluarga
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Pengelolaan keuangan masih menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Padahal, siapapun tahu, gagal mengatur uang secara bijak dapat menurunkan kualitas kesehatan finansial.

Kesehatan finansial yang terus menurun tentunya akan menimbulkan efek samping yang berbahaya. Alhasil, yang paling sering muncul adalah perasaan cemas berlebihan karena merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan diri dan keluarga.

Pangkal persoalan keuangan keluarga

Pangkal persoalannya dari dulu selalu sama dan sederhana, yakni ketidakmampuan menyeimbangkan pengeluaran dengan pendapatan yang dihasilkan, serta tidak disiplin dalam menyisihkan dana untuk kebutuhan darurat.
Menurut Financial Advisor dan Financial Coach Philip Mulyana situasi seperti ini muncul karena sebagian masyarakat di Indonesia, terutama generasi muda belum terbiasa untuk mengelola uang secara sistematis dan konsisten.

"Perencanaan keuangan pun dirancang secara ala kadarnya. Nyaris tidak memiliki prioritas, baik untuk keperluan jangka pendek, menengah, dan panjang," kata Philip, dilansir Antara, Jumat, 12 November 2021.

Masyarakat sebenarnya punya kebiasaan menabung untuk kebutuhan masa mendatang dan mengetahui pentingnya menyisihkan dana darurat, tetapi polanya kerap tidak beraturan, alokasi dana yang disisihkan terkadang juga tidak konsisten, dan ketika uangnya terkumpul cenderung mudah dicairkan sehingga lupa dengan tujuan awalnya.

Generasi milenial juga mulai semakin tercerahkan dengan rutin berinvestasi di luar produk konvensional seperti tabungan. Ada yang berinvestasi di kripto, reksa dana, dan saham. Namun sisi buruknya, mereka terlalu mudah membelanjakan hasil investasi untuk gaya hidup, sehingga nilai portofolio investasinya bagai berjalan di tempat, meski sering mencetak cuan.

Kesehatan keuangan ideal

Jadi, kata Philip, untuk mencapai kesehatan finansial yang ideal, diperlukan perencanaan keuangan yang komprehensif. Jangan sampai kita rajin berinvestasi, tetapi hasil keuntungannya menguap begitu saja karena ketidakmampuan menahan diri dari hal-hal yang konsumtif. Selain itu, jangan sampai rajin menabung tanpa pola yang jelas dan tidak memiliki tujuan spesifik.

Dengan demikian, agar memiliki perencanaan keuangan yang baik, Head of Product and Marketing Bank Jago Andy Djiwandono menyarankan masyarakat untuk rajin mengonsumsi Fintamin hasil racikan Bank Jago bersama sejumlah pakar.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id