Wakil PM Tiongkok Siap Bahas Perdagangan dengan AS

    11 Mei 2019 13:01 WIB
    Wakil PM Tiongkok Siap Bahas Perdagangan dengan AS
    Ilustrasi (AFP Ed Jones)
    New York: Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He bergabung dengan delegasi di Amerika Serikat pada minggu ini. Hal itu menjadi tanda yang berpotensi positif untuk perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, bahkan ketika Pemerintahan Trump mengatakan akan menaikkan tarif barang-barang kepada Tiongkok.

    Mengutip CNBC, Sabtu, 11 Mei 2019, kenaikan tarif akan mulai berlaku pada Jumat waktu setempat pukul 12.01 dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer sudah memberikan konfirmasi kepada awak media. Namun, Menteri Keuangan Steven Mnuchin menambahkan AS akan mempertimbangkan kembali tarifnya jika pembicaraan kembali ke jalurnya.

    Adapun kehadiran Liu dapat memberi tahu beberapa hal. Misalnya pengamat pasar menganggap bahwa AS akan menaikkan tarif barang-barang Tiongkok senilai USD200 miliar menjadi 25 persen dari 10 persen jika ia tidak menghadiri pembicaraan. Namun, beberapa hambatan baru telah muncul menjelang putaran negosiasi berikutnya.

    Sementara itu, pejabat AS menuduh Tiongkok mengingkari komitmen yang dibuat sebagai bagian dari negosiasi. Lighthizer menggambarkan erosi komitmen pada pihak Tiongkok. Adapun tim Tiongkok, lanjut Lighthizer, diatur untuk datang ke Washington pada Kamis dan Jumat waktu setempat.

    Pembicaraan berlanjut, dan kedua belah pihak tidak menghentikan pembicaraan meski Trump mengancam akan menaikkan tarif yang sudah ditempatkan pada produk-produk Tiongkok dan menambah bea baru, kata pejabat perdagangan itu. Kementerian Perdagangan Tiongkok mengonfirmasi bahwa Liu akan mengunjungi AS pada 9 Mei dan 10 Mei.

    Saham AS tidak bergerak secara drastis dalam perdagangan jam-jam panjang setelah pernyataan dari Lighthizer dan Mnuchin. Indeks S&P 500 ETF Trust SPDR, yang melacak indeks S&P 500, turun sekitar 0,5 persen dalam perdagangan yang diperpanjang.

    Komentar dari para pejabat tinggi perdagangan AS mengikuti hari yang berfluktuasi di pasar saham Asia dan AS yang dipicu oleh ancaman tarif melalui tweet Trump. Saham awalnya jatuh setelah Trump pertama kali mengumumkan kenaikan tarif dalam tweet-nya pada Minggu.

    Sementara ekuitas AS anjlok meski mereka pulih kembali di sepanjang hari karena investor menduga bahwa Presiden mungkin tidak membatalkan pembicaraan. CNBC sebelumnya melaporkan bahwa tim Tiongkok masih akan datang ke AS minggu ini untuk mengadakan pembicaraan, meskipun mungkin lebih kecil dari yang direncanakan semula.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id