Sepekan, Saham AS Tertekan Data Ekonomi

    Ade Hapsari Lestarini - 25 November 2019 08:16 WIB
    Sepekan, Saham AS Tertekan Data Ekonomi
    Ilustrasi. FOTO: AFP.
    New York: Saham-saham di Amerika Serikat (AS) merosot pada pekan ini. Pelemahan didukung adanya rilis gelombang data ekonomi dan risalah dari Federal Reserve.

    Melansir Xinhua, Senin, 25 November 2019, pekan lalu indeks Dow Jones turun 0,46 persen dan mundur lebih dari sebulan. Indeks S&P 500 turun 0,33 persen, menghentikan kenaikan beruntun selama enam minggu. Serta Nasdaq turun 0,25 persen, mengakhiri kemenangan beruntun dalam tujuh minggu.

    Di sisi perusahaan, saham Tesla terkikis 6,14 persen dan menjadi yang berkinerja terburuk di Nasdaq. Sementara pembuat mobil listrik AS meluncurkan truk pickup listrik yang telah lama ditunggu. Saham perseroan pun turun 5,43 persen untuk minggu ini.

    Sedangkan saham Home Depot turun 8,12 persen untuk minggu ini, menilik data penjualan toko yang lebih lemah dari perkiraan kuartal sebelumnya. Wall Street pun meneliti menit dari pertemuan kebijakan Oktober Fed yang dirilis Rabu.

    "Ketidakpastian yang terkait dengan ketegangan perdagangan serta risiko geopolitik agak mereda, meskipun risikonya meningkat. Namun risiko perlambatan pertumbuhan global akan semakin membebani ekonomi domestik tetap menonjol," tulis sebuah laporan.

    The Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin akhir bulan lalu di tengah perlambatan lebih lanjut dalam pertumbuhan ekonomi AS. Penyesuaian kebijakan ini menempatkan kisaran target tingkat dana federal saat ini di 1,5 persen menjadi 1,75 persen.

    Selain itu indeks sentimen konsumen AS berdiri di level 96,8 pada November, di atas level Oktober sebesar 95,5, menunjukkan data yang dirilis Jumat oleh University of Michigan. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan sentimen konsumen akan turun ke 94,9 untuk November.

    Indeks aktivitas bisnis layanan flash AS yang disesuaikan secara musiman terdaftar 51,6 pada November, naik dari 50,6 pada Oktober, menurut IHS Markit pada Jumat. IHS Markit flash indeks manufaktur pembelian manajer (PMI) AS naik menjadi 52,2 bulan ini dari 51,3 pada Oktober.

    Departemen Tenaga Kerja AS dalam laporannya mengatakan di pekan yang berakhir 16 November, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, tercatat 227 ribu, tidak berubah dari tingkat revisi minggu sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch telah memperkirakan klaim baru dengan total 218 ribu setelah penyesuaian musiman.

    Angka itu juga mewakili level tertinggi sejak 22 Juni, menunjukkan beberapa pelunakan di pasar tenaga kerja. Sementara itu, indeks ekonomi utama untuk Amerika Serikat turun 0,1 persen pada Oktober menjadi 111,7, menyusul penurunan 0,2 persen pada September dan Agustus, menurut laporan oleh The Conference Board.

    "Penurunan ini didorong oleh kelemahan dalam pesanan baru untuk manufaktur, rata-rata jam mingguan, dan klaim asuransi pengangguran," kata Ataman Ozyildirim, analis senior di The Conference Board.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id