Alasan Utama Fed Harus Pangkas Suku Bunga AS

    Angga Bratadharma - 17 Agustus 2019 16:01 WIB
    Alasan Utama Fed Harus Pangkas Suku Bunga AS
    The Fed (AFP PHOTO/Brendan Smialowski)
    New York: Jika tingkat inflasi rendah maka perekonomian Amerika Serikat (AS) goyah dan kegelisahan perang dagang AS-Tiongkok tidak akan cukup untuk mendorong the Fed menurunkan suku bunga. Akan tetapi, ada alasan lain yang lebih sederhana yang membuat Fed harus memangkas suku bunga acuan, yakni pembengkakan utang nasional.

    Kesepakatan utang baru-baru ini terjadi antara Gedung Putih dan Kongres. Kesepakatan utang itu terkait jaminan defisit triliunan dolar Amerika Serikat (USD) di masa depan serta percepatan IOU kolektif Pemerintah AS yang sekarang mencapai USD22,3 triliun. Adapun mencoba membiayai semua utang itu akan sulit.

    Investor mungkin bersedia untuk mengambil semua risiko di atas kertas, tetapi tetap saja mereka membutuhkan sedikit imbal hasil agar mau melakukannya. Menilik semua itu, the Fed mau tak mau tidak punya pilihan selain menurunkan suku bunga acuan, kecuali jika mereka ingin kembali membeli surat utang dalam jumlah besar.

    "Pasokan utang yang masuk ke pasar keuangan akan menyebabkan tekanan pendanaan akut," kata Direktur Pelaksana Credit Suisse Zoltan Pozsar, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 17 Agustus 2019.

    Dia menyebut situasi itu sebagai dominasi fiskal dari pasar uang dan memperingatkan konsekuensi dari kurva imbal hasil terbalik, dengan tingkat suku bunga acuan milik the Fed berada jauh di atas benchmark imbal hasil surat utang Pemerintah AS bertenor 10 tahun.

    "Tanpa 'bazoka' teknis, akan meninggalkan satu opsi yang tersisa, yakni lebih banyak penurunan suku bunga," kata Pozsar.

    Akan tetapi, pemangkasan tingkat suku bunga acuan oleh the Fed harus cukup agresif guna meningkatkan kembali kurva imbal hasil terbalik. Hal itu dianggap penting agar tidak memberikan tekanan terhadap pendanaan di pasar keuangan.

    Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Federal Reserve memangkas suku bunga acuan lebih besar dan mempercepat penurunan suku bunga. Trump menilai bank sentral AS perlu mengimbangi rekan-rekan globalnya yang secara perlahan mulai melonggarkan kebijakan moneternya.
     
    "Mereka (the Fed) harus memotong suku bunga lebih besar dan lebih cepat, dan menghentikan pengetatan kuantitatif konyol mereka SEKARANG," tegas Trump, dalam serangkaian cuitannya di Twitter.
     
    Seruan tersebut datang seiring dengan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang jatuh, baik untuk jangka waktu tiga bulan maupun 10 tahun. Bahkan, permintaan Trump datang tepat ketika ekonomi AS sedang menuju ke krisis keuangan. Tentu ada harapan agar krisis keuangan itu tidak benar-benar terjadi.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id