Suku Bunga AS Diramal Turun, Emas Dunia Melonjak

    Antara - 27 Juli 2019 08:01 WIB
    Suku Bunga AS Diramal Turun, Emas Dunia Melonjak
    Ilustrasi (FOTO: AFP)
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu karena pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan menjamin penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed).

    Mengutip Antara, Sabtu, 27 Juli 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik sebanyak USD4,6 atau 0,33 persen menjadi USD1.419,3 per ons. Sementara itu, laporan dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan 2,1 persen pada kuartal kedua.

    Namun, kenaikan logam mulia dibatasi oleh greenback yang lebih kuat. Indeks dolar Amerika Serikat (USD), yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,25 persen menjadi 98,06, sesaat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

    Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang mengartikan jika USD menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam USD menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

    Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 1,4 sen atau 0,09 persen menjadi USD16,397 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober turun sebanyak USD6,2 atau 0,71 persen menjadi USD867,8 per ons.

    Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 51,47 poin atau 0,19 persen menjadi 27.192,45 poin. Indeks S&P 500 bertambah 22,19 poin atau 0,74 persen, menjadi 3.025,86 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 91,67 poin atau 1,11 persen lebih tinggi menjadi 8.330,21 poin.

    Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 mencatat kenaikan, dengan layanan komunikasi meningkat 3,25 persen pada penutupan, melampaui sektor sisanya. Dua sektor yang melemah, yaitu sektor energi dan industri masing-masing turun 0,5 persen dan 0,17 persen.

    Induk perusahaan Google, Alphabet melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis malam 25 Juli. Sahamnya naik selama sesi Jumat 26 Juii, dengan saham Kelas A dan Kelas C masing-masing melonjak 9,62 persen dan 10,45 persen, pada penutupan.

    Saham Twitter melompat naik 8,92 persen setelah perusahaan media sosial itu memberikan hasil kuartalan yang melampaui estimasi Wall Street. Perusahaan jaringan kedai kopi Starbucks, sahamnya melonjak 8,94 persen setelah melaporkan perolehan laba yang lebih kuat dari perkiraan, juga berkontribusi terhadap kenaikan pasar.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id