Singapura Siapkan USD4,02 Miliar Pulihkan Bisnis Imbas Korona

    Nia Deviyana - 18 Februari 2020 22:14 WIB
    Singapura Siapkan USD4,02 Miliar Pulihkan Bisnis Imbas Korona
    Ilustrasi negara Singapura - - Foto: AFP
    Singapura: Singapura menyiapkan 5,6 miliar dolar Singapura atau senilai USD4,02 miliar untuk menyelamatkan bisnis dan konsumsi domestik dari wabah virus korona.

    Hingga Senin siang, Singapura tercatat memiliki 77 kasus yang dikonfirmasi, 24 di antaranya telah dihentikan. "Wabah ini tentu akan berdampak pada perekonomian kita," ujar Wakil Perdana Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat saat memberikan pidato yang menjabarkan keuangan negara.

    Melansir CNBC International, Selasa, 18 Februari 2020, langkah-langkah ekonomi yang diumumkan Heng mencakup skema untuk membantu perusahaan dalam mempertahankan pekerja, mengelola tagihan upah mereka, dan potongan pajak perusahaan.

    Selain itu, akan ada langkah-langkah khusus untuk membantu lima sektor yang paling rentan terhadap wabah virus, yaitu pariwisata, penerbangan, ritel, makanan dan layanan transportasi point-to-point.


    Heng juga mengumumkan 800 juta dolar Singapura tambahan untuk menekan penyebaran virus. Sebagian besar dana tersebut dialokasikan ke Kementerian Kesehatan.

    Ia menambahkan pemerintah Singapura mendorong kembali kenaikan pajak barang dan jasa mengingat tantangan perekonomian yang lebih besar. Pemerintah Singapura ingin menaikkan GST dari tujuh persen menjadi sembilan persen dalam rentang 2021 hingga 2025.

    Langkah-langkah itu diharapkan berkontribusi terhadap defisit anggaran yang diproyeksikan sebesar 10,9 miliar dolar Singapura, atau sekitar 2,1 persen dari PDB pada tahun keuangan April 2020-Maret 2021.

    Pertumbuhan Singapura Melambat

    Wabah virus korona menambah deretan tantangan yang mengikuti perekonomian Singapura di tengah pertumbuhan yang melambat.

    Ekonomi yang bergantung pada perdagangan harus menghadapi tekanan perang dagang AS-Tiongkok dan penurunan permintaan global untuk semikonduktor, salah satu ekspor utama Singapura pada tahun lalu.

    Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura sebelumnya menurunkan kisaran perkiraan untuk Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan negara itu menjadi antara -0,5 persen hingga 1,5 persen. Sebelumnya, PDB diperkirakan tumbuh antara 0,5 persen hingga 2,5 persen.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id