Pertemuan Kembali AS-Tiongkok Munculkan Sedikit Optimisme

    Angga Bratadharma - 07 September 2019 21:02 WIB
    Pertemuan Kembali AS-Tiongkok Munculkan Sedikit Optimisme
    Ilustrasi. AFP/Johannes EISELE
    New York: Mantan Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Carlos Gutierrez menilai adanya petunjuk mengenai putaran berikutnya perundingan perdagangan antara AS dan Tiongkok dapat menghasilkan beberapa terobosan memunculkan sedikit optimisme. Tentu ada harapan agar perang dagang yang sedang terjadi bisa segera terhenti.

    Adapun tensi dagang kembali meningkat di September ini lantaran kedua negara saling mengenakan tarif tambahan pada barang impor masing-masing. Kondisi itu yang membuat banyak analis dan ekonom menurunkan harapan mereka bahwa AS dan Tiongkok dapat mencapai kesepakatan perdagangan dalam beberapa bulan mendatang.

    Tetapi setelah kedua belah pihak kembali sepakat untuk bertemu pada awal Oktober di Washington untuk membahas perdagangan, Pemimpin Redaksi Global Times Hu Xijin mengatakan melalui cuitan di Twitter bahwa kemungkinan ada lebih banyak terobosan. Akun Twitter Hu secara luas mengikuti perkembangan tentang perang dagang.

    Meski demikian Gutierrez, yang bertugas di bawah mantan Presiden George W Bush mengatakan, sulit untuk melihat AS dan Tiongkok mencapai kesepakatan dalam waktu dekat. "Saya pikir ini sedikit optimistis. Kedua belah pihak terlalu jauh, ini telah menjadi perselisihan publik," katanya, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 7 September 2019.

    "Lingkungan tidak kondusif untuk kesepakatan. Saya pikir itu baik bahwa mereka bertemu, tetapi saya tidak akan melakukan transaksi dalam jangka pendek," tambahnya, yang juga mantan sekretaris perdagangan AS, yang sekarang menjabat sebagai ketua perusahaan penasihat strategis Albright Stonebridge Group.

    Gutierrez menambahkan AS dan Tiongkok sebenarnya dapat mencapai kesepakatan sebelum pemilihan Presiden Amerika pada 2020. Tetapi kondisi itu harus sangat bagus agar bisa dijual oleh Donald Trump kepada para pemilih untuk bisa kembali terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat.

    Adapun Trump telah memberi tahu kepada publik Amerika tentang tindakan Tiongkok yang merobek kepentingan AS. Artinya, Presiden AS Donald Trump harus mampu menjelaskan kepada orang-orang dan anggota parlemen Demokrat di Kongres bagaimana ia mencapai kesepakatan dengan Tiongkok dan menyelesaikan persoalannya.

    Sementara itu, para negosiator perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok akan memulai kembali putaran negosiasi perdagangan berikutnya di Washington, awal Oktober. Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok, setelah para pemimpin perdagangan AS dan Tiongkok melakukan panggilan telepon pada Kamis pagi, 5 September 2019.
     
    "Para pejabat sepakat untuk bekerja sama dan mengambil tindakan praktis guna membangun kondisi yang baik untuk bernegosiasi," tutur Kementerian Perdagangan Tiongkok dalam sebuah pernyataannya. Selain itu, tambah Kementerian Perdagangan Tiongkok, kedua belah pihak juga akan menjaga komunikasi yang erat jelang perundingan dilangsungkan.

    Kementerian Perdagangan Tiongkok menyebut Wakil Perdana Menteri China Liu He dalam pembicaraannya di telepon dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin tersebut setuju dilangsungkannya perundingan pada Oktober. Sekalipun, negosiasi antara AS dan Tiongkok berikutnya seharusnya langsungkan pada September ini.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id