Bisnis Puma Terdampak Virus Korona

    Arif Wicaksono - 19 Februari 2020 21:12 WIB
    Bisnis Puma Terdampak Virus Korona
    Puma. Foto : AFP.
    Shanghai: Produsen sepatu asal Jerman, Puma, mulai merasakan dampak dari virus korona. Puma mengatakan lebih dari separuh tokonya di Tiongkok ditutup sementara. Ditambah penurunan pariwisata Tiongkok juga merusak pasar lain bagi perusahaan itu, terutama di Asia, seperti Singapura, Jepang, dan Taiwan.

    Puma memperkirakan wabah virus akan memengaruhi penjualan dan laba Puma pada kuartal pertama meskipun ada harapan pada tahun ini.

    Kepala Eksekutif Puma Bjorn Gulden mengatakan bahwa sebagian besar pabriknya sudah beroperasi kembali setelah Tahun Baru Tiongkok dan pengiriman keluar telah meningkat dalam empat sampai lima hari terakhir ketika pelabuhan dibuka kembali.

    "Kita harus dapat memenuhi pesanan Februari dan Maret dengan penundaan tiga minggu," katanya dikutip dari Chanel News Asia, Rabu, 19 Februari 2020.

    Gulden mengatakan jika toko-toko masih tutup dalam empat minggu maka Puma mungkin harus mempertimbangkan kembali target pada 2020. Pertumbangan ini karena Tiongkok menyumbang hingga 13 persen dari penjualan dan juga merupakan pasar yang paling menguntungkan.

    Pada kuartal keempat, Puma melaporkan pertumbuhan penjualan terkuat di kawasan Asia  Pasifik sebesar 23 persen yang disesuaikan dengan mata uang.

    "Respons agresif terhadap krisis tampaknya membantu mengatasi epidemi," kata analis Jefferies James Grzinic.

    "Jika dikonfirmasi, ini menunjukkan bahwa kuartal pertama harus diikuti oleh pemulihan yang kuat di kuartal kedua dan seterusnya," tambah dia.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id