Kemilau Emas Dunia Bungkam Dolar AS

    Angga Bratadharma - 27 Desember 2019 07:46 WIB
    Kemilau Emas Dunia Bungkam Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup lebih tinggi pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena logam mulia didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (USD). Di sisi lain, kondisi ekonomi dunia mulai membaik usai disepakatinya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 27 Desember 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari menguat USD9,6 atau 0,64 persen menjadi USD1.514,4 per ons. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap enam rival, turun sebanyak 0,14 persen menjadi 97,52.

    Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar jatuh, emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

    Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 13,7 sen atau 0,77 persen menjadi USD17,99 per ons. Kemudian, platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD10,7 atau 1,13 persen menjadi USD953,5 per ons.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir melesat signifikan pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), dengan Nasdaq menembus di atas angka 9.000 untuk pertama kalinya. Sejauh ini, disepakatinya kesepakatan dagang fase satu masih memberikan dampak positif terhadap pergerakan pasar saham.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 105,94 poin atau 0,37 persen menjadi 28.621,39. Sementara S&P 500 naik sebanyak 16,53 poin atau 0,51 persen menjadi 3.239,91. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 69,51 poin atau 0,78 persen menjadi 9.022,39.

    Tiga rata-rata indeks utama semua mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa selama sesi. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan diskresi konsumen naik 1,43 persen, melampaui sisanya. Perawatan kesehatan turun 0,12 persen, satu-satunya yang mengalami penurunan.

    Saham Apple naik 1,98 persen, memimpin kenaikan di Dow Jones. Sementara saham Amazon melonjak sebanyak 4,45 persen setelah raksasa e-commerce mengatakan musim belanja liburan memecahkan semua rekor sebelumnya. Tidak ditampik, liburan kemarin memberikan dampak positif yang memicu pergerakan pasar saham.

    Selain itu, dalam pekan yang berakhir 21 Desember, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, muncul di angka 222 ribu. Angka itu turun 13 ribu dari tingkat revisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan. Jumlah tersebut lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang berjumlah 220 ribu yang disurvei oleh Dow Jones.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id