Investasi Asing Langsung Tiongkok Melonjak 6,4%

    18 Mei 2019 15:05 WIB
    Investasi Asing Langsung Tiongkok Melonjak 6,4%
    Ilustrasi (Mark Ralston/AFP)
    Beijing: Kementerian Perdagangan Tiongkok atau Ministry of Commerce (MOC) mengumumkan investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) ke daratan Tiongkok mencapai 305,24 miliar yuan di periode Januari-April 2019. Angka itu meningkat sebanyak 6,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 18 Mei 2019, dalam dolar Amerika Serikat (USD), MOC menambahkan, arus masuk FDI tumbuh 3,5 persen YoY menjadi USD45,14 miliar selama periode tersebut. Sedangkan FDI pada April saja mencapai 62,95 miliar yuan atau naik sebanyak 6,3 persen YoY.

    Investasi di industri teknologi tinggi naik 43,1 persen secara YoY dan menyumbang 28,1 persen dari total FDI, dengan sektor layanan teknologi tinggi menarik 52,48 miliar yuan dalam investasi luar negeri atau naik 73,4 persen. FDI ke Tiongkok barat mencapai 21,16 miliar yuan atau naik 9,6 persen YoY.

    Zona-zona perdagangan bebas percontohan Tiongkok memperlihatkan aliran masuk FDI naik 11,8 persen secara YoY selama periode Januari-April, terhitung 11,9 persen dari total FDI. Data MOC menunjukkan bahwa FDI dari Republik Korea dan Jerman keduanya lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

    Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan negara tersebut tidak akan pernah menyerah terhadap tekanan luar, setelah Washington memperbarui ancamannya untuk memberlakukan tarif atas semua produk impor Tiongkok dalam sengketa dagang yang semakin panas.
     
    Perang dagang antar-dua negara ekonomi terbesar di dunia itu memanas pada Jumat, dengan AS menaikkan tarif senilai USD200 miliar atas produk impor Tiongkok.
     
    Presiden Donald Trump menyebut Beijing melanggar kesepakatan lantaran mengingkari komitmen sebelumnya selama beberapa bulan perundingan Trump memerintahkan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer untuk memulai pemberlakuan tarif atas semua produk impor Tiongkok yang tersisa, langkah yang dapat menambah sekitar USD300 miliar.

    Beijing bersumpah akan menanggapi tarif terbaru AS, namun belum mengumumkan perinciannya. "Mengenai perincian, silakan terus diperhatikan," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang saat konferensi pers.
     
    "Tiongkok tidak akan pernah menyerah dengan tekanan eksternal. Kami percaya diri dan mampu melindungi hak-hak kami yang sah," kata Geng, menanggapi pertanyaan soal ancaman Trump.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id