Pasar Saham AS Tergelincir

    Angga Bratadharma - 01 November 2019 07:11 WIB
    Pasar Saham AS Tergelincir
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Bursa saham Wall Street jatuh pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena investor mencerna sejumlah data suram dan pembaruan terkait penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Selain itu, perang dagang yang berlarut-larut antara AS dan Tiongkok turut membebani pasar saham.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 1 November 2019, pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 140,46 poin atau 0,52 persen ke 27.046,23. Sedangkan S&P 500 turun 9,21 poin atau 0,30 persen menjadi 3.037,56. Indeks Komposit Nasdaq menghapus 11,62 poin atau 0,14 persen menjadi 8.292,36.

    Sebanyak sembilan dari 11 utama sektor S&P 500, dengan industri dan material masing-masing turun 1,14 persen dan 1,10 persen, memimpin para pecundang. Ada harapan agar sejumlah sektor tersebut bisa kembali bangkit dan nantinya memberikan imbal hasil lebih menarik bagi para investor.

    Di depan data, Chicago Purchasing Managers Index (Chicago PMI), juga dikenal sebagai Chicago Business Barometer, turun 3,9 poin menjadi 43,2 pada Oktober. Kondisi itu menandai level terendah sejak Desember 2015 dan menunjukkan kelemahan lebih lanjut dalam aktivitas bisnis.

    PMI Chicago dianggap sebagai salah satu indikator utama ekonomi AS. Nilai di atas 50,0 menunjukkan perluasan aktivitas manufaktur. Melihat situasi seperti itu, maka diharapkan ada langkah perbaikan agar nilai PMI Chicago bisa berada di atas 50.

    Sementara itu, dalam pekan yang berakhir 26 Oktober, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, tercatat 218.000 atau meningkat 5.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan. Ekonom yang disurvei MarketWatch memperkirakan klaim baru akan mencapai total 215 ribu yang disesuaikan secara musiman.

    Lebih lanjut, ketidakpastian politik juga membebani pasar saham AS. DPR AS memberikan suara pada Kamis untuk menyetujui resolusi yang dirancang untuk memformalkan proses penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump.

    Resolusi itu, yang diumumkan awal pekan ini oleh Komite Aturan DPR, menetapkan prosedur untuk dengar pendapat pemakzulan publik dan rilis transkrip deposisi, dan menguraikan peran Komite Kehakiman DPR dalam mempertimbangkan pasal-pasal potensial impeachment.

    Di sisi lain, pasar saham AS juga terpengaruh keputusan penting dari Federal Reserve. Adapun Bank sentral AS memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin di tengah perlambatan lebih lanjut dalam pertumbuhan ekonomi AS. Dengan pemangkasan itu, suku bunga AS berada dikisaran 1,5 hingga 1,75 persen.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id