• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Jokowi Ingin Pengusaha Indonesia Jajaki Pasar Vietnam

Eko Nordiansyah - 12 Oktober 2018 15:05 wib
Presiden Jokowi (kanan) bersama Perdana Menteri (PM) Vietnam
Presiden Jokowi (kanan) bersama Perdana Menteri (PM) Vietnam Nguyen Xuan Phuc (kiri) usai melakukan pertemuan di sela Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia 2018, di Nusa Dua, Bali. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Nusa Dua: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pengusaha Indonesia untuk menjajaki pasar Vietnam. Pasalnya, peluang produk Indonesia untuk masuk ke pasar Vietnam masih sangat potensial dan cukup terbuka.

Hal ini disampaikan Jokowi usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Vietnam Nguyen Xuan Phuc, di sela Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia 2018, di Nusa Dua, Bali.

"Saya juga sampaikan keinginan pengusaha Indonesia untuk menjajaki peluang pasar baru di Vietnam seperti produk-produk farmasi dan alat kesehatan," kata Jokowi, Jumat, 12 Oktober 2018.

Baca juga: Indonesia Buat IMF dan Bank Dunia Terkesan

Pertemuan dengan PM Nguyen menindaklanjuti pertemuan antarkedua pemimpin negara bulan lalu di Vietnam. Presiden Jokowi berharap kebijakan yang dilakukan pemerintah bisa dimanfaatkan investor Tanah Air.

"Ini mencermikan hubungan bilateral yang didasarkan kemitraaan strategis Indonesia dan Vietnam. Saya ucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Vietnam pada investor-inevstor Indonesia di Vietnam," jelas dia.
 
Selain itu, Jokowi mengapresiasi kerja sama dengan Vietnam yang salah satunya mengatasi hambatan ekspor otomotif nasional ke Vietnam. "Dua hari setelah di Hanoi, tim teknis perundingan zona ekonomi eksklusif sudah melakukan pertemuan guna mencari solusi yang saling menguntungkan. Kita sepakat terus mendorong tim perunding," pungkasnya.

Indonesia mendorong implementasi kesepakatan illegal fishing yang sebelumnya sudah disepakati. Di samping itu, kedua negara juga sepakat memperkuat kontribusi dalam pengembangan konsep kerja sama Indo-Pacific yang mengedepankan sentral ASEAN.




(HUS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.