Sri Mulyani Dinilai Pantas Jadi Presiden Bank Dunia

    Annisa ayu artanti - 11 Januari 2019 13:59 WIB
    Sri Mulyani Dinilai Pantas Jadi Presiden Bank Dunia
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: AFP)
    Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani disebut-sebut bisa menjadi pengganti Jim Yong Kim sebagai Presiden Bank Dunia.

    Saatnya orang di luar Amerika Serikat (AS) yang menjadi Presiden Bank Dunia. Hal itu dikatakan, US Chairman of The Official Monetary and Financial Institution Forum (OMFIF), Mark Sobel.
    Ia mengatakan sejak pembentukan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) pada perang dunia II, orang Amerika selalu mendominasi jabatan pemimpin Bank Dunia. Menurutnya, sekarang saatnya untuk berubah.

    "Ini waktunya untuk perubahan," kata Mark Sobel seperti dikutip dari laman OMFIF, Jumat, 11 Januari 2019.

    Jika negara berkembang mau berubah, perlu tindakan cepat untuk menentukan kandidat yang kuat, kredibel, dan dihormati secara global.

    Menurut dia banyak kandidat yang pantas menggantikan Kim yang berasal dari luar Amerika Serikat. Beberapa di antaranya Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati dan mantan Menteri Keuangan Nigeria Ngozi Okonjo-Iwela.

    "Banyak kandidat yang baik. Mereka termasuk, misalnya, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani (mantan direktur pengelola Bank Dunia)," sebut dia.

    Ia menuturkan perubahan ekonomi global saat ini membuka peluang kandidat presiden Bank Dunia berasal dari luar AS. Ada banyak kandidat yang berpotensial di dunia, termasuk dari kandidat di AS itu sendiri. Namun sayangnya, seiring pengunduran diri Kim, Presiden AS Donald Trump akan menggunakan pengaruhnya untuk mencari pengganti Kim.

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id