Perusahaan Pemberi Pinjaman P2P Tiongkok Turun ke 456

    Arif Wicaksono - 08 Desember 2019 14:15 WIB
    Perusahaan Pemberi Pinjaman P2P Tiongkok Turun ke 456
    ilustrasi. Foto : AFP.
    Beijing: Jumlah perusahaan pemberi pinjaman melalui teknologi keuangan peer-to-peer (P2P) asal Tiongkok terus turun pada bulan lalu. Penurunan ini sebagai bentuk upaya negara itu untuk menindak bentuk-bentuk pembiayaan yang berisiko terhadap sistem keuangan.

    Jumlah platform P2P turun menjadi 456 pada akhir November dari 486 pada akhir Oktober, menurut Online Lending House, sebuah situs web yang melacak industri finansial sebagaimana dikutip dari Xinhua, Minggu, 8 September 2019. Angka ini sangat jauh dari puncak kejayaan bisnis P2P yang mencapai 6.000 perusahaan di 2015.

    Penurunan ini diduga karena Industri P2P Tiongkok terguncang karena skandal pengemplangan pembayaran yang memicu kemarahan publik sehingga pemerintah mengambil tindakan keras.

    Pada Oktober, polisi Tiongkok memulai penyelidikan terhadap perusahaan teknologi keuangan yang diduga merekrut penagih utang yang menggunakan intimidasi dan pelecehan kepada peminjam. Lufax, perusahaan P2P yang didukung Ping An Insurance, mengatakan akan keluar dari pasar P2P tiongkok.

    Jumlah pembiayaan platform P2P berjumlah 50,62 miliar yuan (sekitar USD7,23 miliar) bulan lalu, turun lebih dari 50 persen YoY dan turun 11,23 persen dalam sebulan. Jumlah pemberi pinjaman dan peminjam individu aktif masing-masing turun 9,72 persen selama setahun dan 13,05 persen dalam sebulan. 

    Platform P2P merupakan salah satu pelaku keuangan paling berbahaya dari sistem perbankan bayangan atau shadow banking di Tiongkok.  Perkembangan P2P mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan aturan ketat pada industri untuk mempercepat eksposur risiko dan menghambat dampaknya ke sektor keuangan.

    Sementara itu, pertumbuhan tahunan ekonomi Tiongkok diproyeksikan sebesar 6,1 persen, menurut laporan Bank of China (BOC). Laporan tersebut mengatakan Tiongkok sedang menghadapi kompleksitas yang semakin meningkat dengan lebih banyak risiko dan tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id