Harga Emas Dunia Lanjutkan Kenaikan

    Antara - 07 Agustus 2019 07:32 WIB
    Harga Emas Dunia Lanjutkan Kenaikan
    Ilustrasi (FOTO: AFP)
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik lebih lanjut pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong permintaan terhadap aset-aset safe haven, seperti logam mulia.

    Mengutip Antara, Rabu, 7 Agustus 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik sebanyak USD7,70 atau 0,52 persen menjadi USD1.484,20 per ons. Ketidakpastian geopolitik dan memanasnya negosiasi dagang antara AS-Tiongkok mendukung harga emas dunia.

    Ketegangan perdagangan telah meningkat sejak Presiden AS Donald Trump mengancam minggu lalu untuk mengenakan tarif pada barang-barang impor dari Tiongkok yang lebih banyak. Investor telah berbondong-bondong ke aset-aset safe haven, mengakibatkan ekuitas jatuh dan harga emas naik.

    Pasar ekuitas AS melihat hari terburuk mereka tahun ini pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), ketika indeks-indeks acuan turun hampir tiga persen di tengah aksi jual besar-besaran. Pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), pasar saham AS memulihkan beberapa kerugian sebelumnya, sehingga membatasi kenaikan emas, yang meningkat dua digit selama sesi terakhir.

    Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,08 persen menjadi 97,60 sebelum penyelesaian perdagangan emas. Ketika dolar AS menguat, itu akan menekan emas berjangka, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

    Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik sebanyak 5,2 sen atau 0,32 persen menjadi USD16,445 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober turun sebanyak USD4,70 atau 0,55 persen menjadi USD853,20 per ons.

    Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 311,78 poin atau 1,21 persen menjadi 26.029,52 poin. Indeks S&P 500 naik 37,03 poin atau 1,30 persen menjadi 2.881,77 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 107,23 poin atau 1,39 persen menjadi 7.833,27 poin.

    Intervensi Tiongkok semalam datang setelah Departemen Keuangan AS menyebut Beijing sebagai manipulator mata uang karena membiarkan yuan merosot ke level terendah lebih dari satu dekade pada Senin 5 Agustus.

    "Ini adalah sinyal dari pihak Tiongkok bahwa mereka ingin menjaga yuan tetap stabil dan meningkat. Tetapi ini juga menunjukkan seberapa cepat hal-hal dapat berubah. Itu menyerap nada di pasar, dan itu salah satu alasan masih ada rasa gentar," kata Kepala Strategi Pasar Prudential Financial Quincy Krosby di Newark, New Jersey.

    Langkah Tiongkok untuk memperbaiki yuan pada tingkat yang sedikit lebih kuat dan komentar penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow bahwa Presiden Donald Trump berencana untuk menjadi tuan rumah delegasi Tiongkok untuk pembicaraan pada September meredakan kekhawatiran eskalasi lebih lanjut dalam perang perdagangan.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id