Pidato Ketua Fed Gerus Wall Street

    Ade Hapsari Lestarini - 26 Juni 2019 07:51 WIB
    Pidato Ketua Fed Gerus Wall Street
    Ketua The Federal Reserve Jerome Powell. (FOTO: AFP)
    New York: Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat. Pelemahan ini didorong oleh pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang menilai situasi ekonomi AS saat ini dan mengisyaratkan langkah kebijakan moneter bank sentral berikutnya.

    Melansir Xinhua, Rabu, 26 Juni 2019, indeks Dow Jones Industrial Average turun 179,32 poin atau 0,67 persen menjadi 26.548,22. Indeks S&P 500 turun 27,97 poin atau 0,95 persen menjadi 2.917,38. Serta indeks Komposit Nasdaq turun 120,98 poin atau 1,51 persen menjadi 7.884,72.

    Powell menegaskan kembali sikap bank sentral pada pertemuan kebijakan terakhir selama melakukan kegiatan di Dewan Hubungan Luar Negeri di New York pada Selasa.

    Dia mengatakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tidak mengubah pengaturan alat kebijakan utamanya, kisaran target untuk tingkat dana federal, yang membuat perubahan signifikan pada pernyataan kebijakannya.

    "Kami sekarang menyatakan bahwa Komite akan memonitor secara dekat implikasi informasi yang masuk terhadap prospek ekonomi. Serta akan bertindak sesuai dalam mempertahankan ekspansi, dengan pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi mendekati sasaran dua persen," kata Powell.

    Dia mengatakan kemajuan nyata pada perdagangan beralih ke ketidakpastian yang lebih besar. Data yang masuk meningkatkan kekhawatiran baru tentang kekuatan ekonomi global.

    Powell mengakui kesulitan dalam menentukan langkah kebijakan moneter selanjutnya. Dia mengatakan banyak peserta FOMC menilai kasus untuk kebijakan yang agak akomodatif telah menguat.

    Tetapi kebijakan moneter tidak boleh bereaksi berlebihan. FedWatch CME Group mengatakan ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga sekarang mencapai 100 persen.

    Di sisi ekonomi, indeks kepercayaan konsumen Conference Board, ukuran utama ekonomi Amerika, turun menjadi 121,5 pada Juni, turun dari Mei sebesar 134,1.

    "Meningkatnya ketegangan perdagangan dan tarif di awal bulan ini tampaknya telah mengguncang kepercayaan konsumen," kata kelompok riset bisnis itu.

    Kelompok itu mengatakan meskipun indeks tetap pada level tinggi, berlanjutnya ketidakpastian dapat mengakibatkan volatilitas lebih lanjut dalam gerak indeks. Sehingga pada titik tertentu, hanya bisa mulai mengurangi kepercayaan konsumen dalam ekspansi.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id