Bursa Saham AS Merekah

    Angga Bratadharma - 07 Januari 2020 07:50 WIB
    Bursa Saham AS Merekah
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir merekah pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), didorong oleh kenaikan yang kuat pada saham teknologi. Di sisi lain, disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok turut memberikan dukungan kepada pasar saham.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 7 Januari 2020, indeks Dow Jones Industrial Average naik 68,50 poin atau 0,24 persen menjadi 28.703,38. Sedangkan S&P 500 naik 11,43 poin atau 0,35 persen menjadi 3.246,28. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 50,70 poin atau 0,56 persen menjadi 9.071,46.

    Saham raksasa teknologi AS yakni kelompok FAANG yang terdiri dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan layanan komunikasi naik 1,22 persen, memimpin kenaikan. Sektor bahan turun 0,45 persen, menjadi kelompok berkinerja terburuk.

    Pedagang terus bergulat dengan kekhawatiran mengenai meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Amerika Serikat membunuh Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran Quds, dalam serangan udara di Baghdad yang berakibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

    Di sisi lain, Kamar Dagang Tiongkok Midwest Amerika Serikat mengungkapkan peningkatan ekonomi Tiongkok selama beberapa dekade terakhir telah menguntungkan banyak perusahaan di Amerika Serikat. Diharapkan kondisi ini bisa terus meningkat ke arah positif sejalan dengan disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok.
     
    "Keberhasilan Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan dan kelas menengahnya yang besar telah membawa peluang besar bagi kerja sama bisnis," kata Direktur Eksekutif Kamar Dagang Tiongkok Midwest AS Leo Chan, yang organisasinya memiliki 200 anggota dan semuanya memiliki ikatan ekonomi dengan Tiongkok.
     
    "Kami senang melihat prestasi Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan, pendidikan dan perawatan kesehatan dalam beberapa dekade terakhir dan kami berharap lebih banyak yang dapat dilakukan dalam hal ini pada 2020," tambah Chan.

    "Kami berharap lebih banyak perusahaan Tiongkok akan mengglobal dan mendarat di Amerika Serikat, membawa modal, teknologi, dan bahkan tenaga manusia," kata Chan, seraya menambahkan bahwa orang-orang Tiongkok-Amerika dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam memperdalam pertukaran antara kedua pihak.
     
    Kerja sama bisnis antara kedua negara juga berkontribusi pada perdamaian dunia, stabilitas dan pembangunan ekonomi. Menurut Chan kerja sama tingkat lokal seperti antara kota kembar harus dimainkan penuh, dan organisasinya telah mempromosikan ikatan ekonomi dan perdagangan serta investasi.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id