Tiongkok Kecam Sekretaris Negara AS Mike Pompeo

    25 Mei 2019 19:04 WIB
    Tiongkok Kecam Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
    Ilustrasi (FOTO: scmp)
    New York: Tiongkok mengecam Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo. Kecaman itu datang karena Pompeo dianggap mengarang rumor setelah dia mengatakan kepala eksekutif Huawei Technologies Tiongkok berbohong tentang hubungan perusahaannya dengan Pemerintah Beijing.

    Mengutip CNBC, Sabtu, 25 Mei 2019, AS menempatkan Huawei pada daftar hitam perdagangan minggu lalu, secara efektif melarang perusahaan AS melakukan bisnis dengan pembuat peralatan jaringan telekomunikasi terbesar di dunia dan meningkatkan pertempuran perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

    Pompeo, berbicara dalam sebuah wawancara di CNBC, menolak pernyataan CEO Huawei Ren Zhengfei bahwa perusahaannya tidak akan pernah berbagi rahasia pengguna. Namun, Pompeo percaya akan lebih banyak perusahaan Amerika yang memutuskan hubungan dengan raksasa teknologi itu.

    "Baru-baru ini, beberapa politisi AS terus-menerus mengarang rumor tentang Huawei tetapi tidak pernah menghasilkan bukti yang jelas bahwa negara telah memintanya," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang, ketika ditanya tentang pernyataan Pompeo.

    Amerika Serikat telah mengerahkan sekutu-sekutunya dan membujuk mereka agar tidak menggunakan Huawei untuk jaringan 5G, dengan alasan masalah keamanan. Lu mengatakan Pemerintah AS memprovokasi kecurigaan di publik AS untuk membingungkan dan menghasut oposisi.

    "Di dalam negeri Amerika Serikat semakin banyak keraguan tentang perang perdagangan yang telah diprovokasi AS dengan Tiongkok, gejolak pasar yang disebabkan oleh perang teknologi dan penghalang kerja sama industri," kata Kang.

    Kang menegaskan politisi AS terus mengarang kebohongan untuk mencoba menyesatkan orang-orang Amerika, dan sekarang mereka mencoba untuk menghasut oposisi ideologis. Tentu hal inni diharapkan tidak terus berlangsung dan perang dagang bisa segera dihentikan demi kepentingan bersama.

    Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan keluhan AS terhadap Huawei mungkin bisa diselesaikan dalam kerangka kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok. Sedangkan pada saat yang sama, Trump menyebut raksasa telekomunikasi Tiongkok angat berbahaya.

    Lu berkata dia tidak tahu apa yang dibicarakan Trump. "Terus terang, saya sebenarnya tidak yakin apa arti spesifik dari pemimpin AS, pihak AS, mengatakan ini," katanya, seraya menambahkan bahwa jika wartawan tertarik, mereka harus meminta Amerika Serikat untuk mengklarifikasi.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id