Pasar Saham AS akan Tertekan di 2020

    Arif Wicaksono - 05 Januari 2020 15:23 WIB
    Pasar Saham AS akan Tertekan di 2020
    Illustrasi. Foto : AFP.
    New York: Kepala ekonom Moody's Analytics Mark Zandi mengatakan pasar saham AS memiliki tanda-tanda keretakan yang membuatnya tak mudah mencapai rekor tertingginya pada tahun ini.

    Zandi mengatakan pasar saham akan sulit tumbuh ketimbang pertumbuhan ekonomi yang membaik pada 2020.

    "Sementara ekonomi akan baik-baik saja pada 2020, saya pikir pasar saham akan mengalami peningkatan yang lebih buruk," kata dia dikutip dari CNBC, Minggu, 5 Januari 2020.

    Ia mengutip pengeluaran konsumen, neraca rumah tangga, pertumbuhan lapangan kerja dan pasar perumahan sebagai titik terang ekonomi.

    Ia juga melihat pertumbuhan PDB riil yang lebih lambat dari yang diharapkan, defisit anggaran federal yang meningkat dan pendapatan perusahaan yang menantang menekan ekonomi.

    "Bisnis akan berjuang dengan penurunan margin, dan karenanya pertumbuhan pendapatan perusahaan akan datar. Beberapa mengharapkan harga saham naik sebanyak pada 2020, tetapi bahkan lebih sedikit yang mengharapkan itu menjadi tahun yang sulit bagi saham kita," tambah dia.

    Zandi memperingatkan, pemilihan presiden juga akan mengganggu pertumbuhan.
    "Masalah untuk 2020 adalah pemilihan presiden dan ketidakpastian yang diciptakannya," kata Zandi.

    Kasus dasar Zandi adalah pasar saham mengakhiri tahun ini datar atau di bawah level saat ini ketika PDB riil tumbuh sebesar dua persen.

    "Kurasa kita tidak mendapatkan lebih dari itu. Saya tidak melihat apa pun yang mendorong pertumbuhan lebih tinggi dari itu," jelas dia.

    Perdagangan saham pada 2020 dibuka dengan ledakan di Wall Street. Indeks Dow, S&P 500, dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi baru. Dow mendekati level 30 ribu untuk menciptakan rekor baru.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id