Harga Minyak Dunia Naik

    Angga Bratadharma - 26 November 2019 08:05 WIB
    Harga Minyak Dunia Naik
    Ilustrasi. FOTO: Haidar Mohammed Ali/AFP
    New York: Harga minyak dunia naik pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena investor optimistis bahwa penawaran dan permintaan pasar minyak mentah global akan lebih seimbang. Hal itu juga didukung oleh mulai adanya harapan berlanjutnya negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 26 November 2019, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik USD0,24 menjadi USD58,01 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah brent untuk pengiriman Januari naik USD0,26 menjadi USD63,65 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan bertemu pada 5 Desember di Wina dan akan melakukan pembicaraan dengan pengekspor minyak utama lainnya termasuk Rusia. OPEC dan sekutunya diperkirakan akan memperpanjang pengurangan pasokan hingga pertengahan 2020.

    Di sisi lain, bursa saham AS ditutup pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) dengan catatan yang menggembirakan. Pasalnya tiga indeks utama mencapai rekor tertinggi, karena Wall Street tetap berharap untuk pengembangan pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik  190,85 poin atau 0,68 persen menjadi 28.066,47. Sementara S&P 500 menguat 23,35 poin atau 0,75 persen menjadi 3.133,64. Indeks Nasdaq Composite naik 112,60 poin atau 1,32 persen menjadi 8.632,49.

    Kondisi perdagangan yang diawasi juga mendukung kenaikan 30 saham unggulan di indeks Dow Jones, dengan saham Intel dan Caterpillar masing-masing naik sebanyak 2,08 persen dan 1,77 persen pada penutupan pasar.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar bel penutupan, dengan teknologi informasi naik 1,35 persen, mengungguli sisanya. Saham Tiffany naik 6,17 persen, setelah konglomerat barang mewah Prancis LVMH mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi perusahaan itu seharga USD16,2 miliar.

    "Akuisisi Tiffany akan memperkuat posisi LVMH dalam perhiasan dan semakin meningkatkan kehadirannya di Amerika Serikat," kata LVMH dalam sebuah pernyataan.

    Saham AS turun minggu lalu di tengah rilis gelombang data ekonomi dan risalah dari Federal Reserve. Dow mengalami kemunduran mingguan pertamanya dalam lebih dari sebulan dengan kerugian 0,46 persen. S&P 500 turun 0,33 persen, menghentikan kenaikan beruntun enam minggu. Nasdaq turun 0,25 persen, mengakhiri kemenangan beruntun tujuh minggu.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id