Upaya The Fed Keluar dari Tekanan Politik Kian Sulit

    Angga Bratadharma - 31 Agustus 2019 19:06 WIB
    Upaya The Fed Keluar dari Tekanan Politik Kian Sulit
    Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/MANDEL NGAN
    New York: Pernyataan dari mantan Presiden The Fed New York William Dudley memperkuat fakta bahwa Federal Reserve berada di bawah tekanan politik kuat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Salah satu tekanan yang menekan bank sentral Amerika Serikat (AS) itu ialah ketika Presiden AS Donald Trump meminta untuk suku bunga acuan dipangkas.

    Tidak dipungkiri, Trump sudah berulang kali meminta agar Federal Reserve memangkas suku bunga acuan dengan cepat dan dalam jumlah yang besar. Kritikan pun sering dilontarkan dan utamanya ditujukan kepada Ketua the Fed Jerome Powell. Bahkan, ancaman pemecatan juga diluncurkan jika suku bunga tidak dipangkas sesuai keinginan Trump.

    "Semua yang mereka katakan dan semua yang mereka lakukan akan bisa dilihat. Apa yang saya rasakan dalam beberapa hari terakhir adalah keinginan yang tumbuh di antara para pejabat saat ini dan mantan pejabat Fed untuk melawan," kata Kepala Strategi Global AGF Greg Valliere, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 31 Agustus 2019.

    Komentar Dudley muncul di tengah serangkaian pernyataan publik yang tidak sesuai dengan karakter dari bankir sentral AS, yang biasanya tenang. Apalagi, the Fed memiliki sejarah panjang tidak menggunakan forum publik untuk saling memberi tahu apa yang harus dilakukan.

    Namun, mantan Ketua Fed Janet Yellen yang merupakan pendahulu Powell, misalnya, baru-baru ini mengatakan the Fed harus mempertimbangkan penurunan suku bunga, hanya beberapa hari sebelum Powell dan anggota dewan gubernur melakukan pemangkasan suku bunga acuan.

    Awal bulan ini, Yellen dan mantan Ketua the Fed Alan Greenspan Ben Bernanke dan Paul Volcker menulis opini yang luar biasa untuk The Wall Street Journal. Tulisan itu menekankan perlunya the Fed independen dan bebas dari tekanan politik. Sementara artikel resmi itu tidak menyebutkan Trump dan kritiknya secara spesifik.

    Tentu saja, apa yang dilakukan juga tidak biasa bagi Presiden untuk mengkritik the Fed sekuat Trump. Bahkan, kritikan yang dilakukan Trump melalui cuitannya yang ditujukan kepada Jerome Powell dan rekan-rekannya dengan cepat menjadi sebuah rutinitas.

    Akan tetapi, komentar Dudley tampaknya menempatkan dialog pada bidang yang berbeda. Dudley adalah seseorang yang memegang salah satu posisi paling berpengaruh di the Fed dan tidak hanya menyatakan posisinya untuk menentang penurunan suku bunga. Ia juga mendorong cara untuk mengabaikan kritikan Trump.

    Sementara itu, pejabat Federal Reserve AS telah memperingatkan risiko penurunan ekonomi AS dari meningkatnya ketidakpastian perdagangan. Kebijakan moneter AS dinilai tidak cocok untuk mengatasi dampak buruk perselisihan perdagangan.
     
    "Ketidakpastian kebijakan perdagangan tampaknya memainkan peran dalam perlambatan global dan lemahnya manufaktur dan belanja modal di Amerika Serikat (AS)," kata Ketua Fed Jerome Powell saat konferensi riset tahunan Kansas City Fed di Jackson Hole, Wyoming.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id