Harapan Stimulus Tiongkok Dorong Nasdaq ke Rekor Tertinggi

    Antara - 20 Februari 2020 07:10 WIB
    Harapan Stimulus Tiongkok Dorong Nasdaq ke Rekor Tertinggi
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: S&P 500 dan Nasdaq naik ke rekor penutupan tertinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Kondisi itu karena optimisme bahwa Tiongkok akan mengambil lebih banyak langkah untuk menopang perekonomiannya mengurangi kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari epidemi virus korona.

    Mengutip Antara, Kamis, 20 Februari 2020, indeks Dow Jones Industrial Average naik 115,84 poin atau 0,40 persen, menjadi berakhir di 29.348,03 poin. Indeks S&P 500 bertambah 5,86 poin atau 0,47 persen, menjadi ditutup di 3.386,15 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir menguat 84,44 poin atau 0,87 persen menjadi 9.817,18 poin.

    Saham-saham menahan kenaikan setelah rilis risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS, yang menunjukkan para pembuat kebijakan optimistis tentang kemampuan mereka untuk mempertahankan suku bunga stabil tahun ini sambil mengakui risiko baru yang disebabkan oleh wabah virus.

    Jumlah kasus virus korona baru turun untuk hari kedua berturut-turut di Tiongkok. Tiongkok diperkirakan memangkas suku bunga pinjaman pada Kamis, yang akan menambah langkah-langkah bertujuan membatasi dampak dari penutupan bisnis dan pembatasan perjalanan pada ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

    "Kedengarannya seolah-olah investor menarik napas lega bahwa mereka percaya yang terburuk dari virus korona ada di belakang kita. Investor merasa berani karena bank sentral telah mendukung mereka," kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Investment Management di Chicago.

    Apple Inc naik 1,4 persen, memulihkan sebagian besar kerugian di sesi sebelumnya setelah peringatan penjualan mengejutkan yang menyoroti kekhawatiran tentang dampak virus korona pada rantai pasokan global.

    Sektor teknologi S&P 500 juga naik, berakhir 1,1 lebih tinggi. Di antara sektor-sektor, teknologi adalah pemenang persentase terbesar kedua setelah energi yang naik 1,3 persen. Harga minyak secara keseluruhan naik sekitar dua persen didukung oleh melambatnya kasus virus korona.

    "Tampaknya ada sejumlah perusahaan kelas atas yang membicarakan tentang virus korona dan potensi dampaknya terhadap pendapatan. Hari ini, investor mungkin melihat pasar dengan lebih perhatian, mengakui (ada) dukungan kebijakan dan beberapa kabar baik datang dari tingkat infeksi," kata Kristina Hooper, kepala strategi pasar global di Invesco di New York.

    Di antara saham-saham lainnya, Garmin Ltd melonjak 6,7 persen setelah pembuat perangkat wearable fitness (perangkat pelacak kebugaran yang dapat dipakai) itu memperkirakan pendapatan setahun penuh di atas perkiraan analis.

    Volume transaksi di bursa saham Amerika Serikat mencapai 7,22 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 7,57 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id