Aktivitas Manufaktur Tiongkok Turun di Agustus

    Arif Wicaksono - 01 September 2019 12:04 WIB
    Aktivitas Manufaktur Tiongkok Turun di Agustus
    Illustrasi. Dok : AFP.
    Beijing: Indeks aktivitas manufaktur Tiongkok turun pada Agustus di tengah ketidakpastian ekonomi global. Peningkatan industri terus berlanjut dengan cepat ketika negara berusaha menggeser ekonomi untuk fokus pada industri dengan produktivitas tinggi. 

    Indeks manajer pembelian (PMI) untuk sektor manufaktur turun menjadi 49,5 pada Agustus dari 49,7 pada Juli, di bawah angka 50 poin yang memisahkan ekspansi dari kontraksi, data Biro Statistik Nasional (NBS).  Perincian data menunjukkan produksi manufaktur mempertahankan ekspansi, tetapi permintaan pasar tertekan di tengah lingkungan ekonomi yang kompleks, menurut ahli statistik senior NBS Zhao Qinghe dikutip dari Xinhua, Minggu, 1 September 2019.

    Sub-indeks untuk produksi turun 0,2 poin menjadi 51,9 pada Agustus, menandakan ekspansi terus-menerus tetapi pada kecepatan yang lebih lambat, sementara itu untuk pesanan baru turun 0,1 poin menjadi 49,7. Sub-indeks pesanan ekspor baru, bagaimanapun, rebound 0,3 poin menjadi 47,2. Di antara 21 industri yang disurvei, 17 berada di zona ekspansi, naik dari 12 di Juli, dan 11 mencatat kenaikan PMI bulan ke bulan.

    "Data menunjukkan peningkatan industri terus berlanjut, dengan manufaktur teknologi tinggi dan sektor terkait konsumsi mempertahankan ekspansi cepat," kata Zhao.

    PMI industri manufaktur berteknologi tinggi dan barang-barang konsumsi masing-masing berada di 51,2 dan 50,9, melebihi indeks aktivitas manufaktur secara keseluruhan sebesar 1,7 dan 1,4 poin. PMI untuk sektor non-manufaktur berada di 53,8 pada Agustus, naik dari 53,7 pada Juli.

    Aktivitas sektor jasa sedikit naik level, dengan sub-indeks turun 0,4 poin menjadi 52,5, karena kondisi cuaca yang buruk berdampak pada industri termasuk maskapai penerbangan, hotel, katering dan pariwisata. Namun, sub-indeks ekspektasi bisnis sektor jasa, yang mengukur kepercayaan perusahaan terhadap prospek operasi masa depan, naik 0,7 poin menjadi 59,8.

    Data menunjukkan PMI komposit Tiongkok turun 0,1 poin menjadi 53, yang tetap di kisaran 53-53,4 selama lima bulan berturut-turut dan menunjukkan ekspansi bisnis yang stabil.

    Pemerintah Tiongkok telah meningkatkan langkah-langkah yang ditargetkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meminimalkan risiko penurunan, termasuk upaya untuk menurunkan biaya pembiayaan melalui reformasi suku bunga pinjaman (LPR) dan paket kebijakan untuk mendorong konsumsi.

    Ekonom CICC Yi Huan dan Liang Hong menyarankan pemerintah untuk melakukan penyesuaian kontra-siklus secara tepat waktu dan melonggarkan kebijakan moneter secara moderat selama sisa tahun ini.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id