Fed Berpeluang Terapkan Suku Bunga Negatif Jika AS Resesi

    Angga Bratadharma - 18 Januari 2020 11:01 WIB
    Fed Berpeluang Terapkan Suku Bunga Negatif Jika AS Resesi
    Gedung The Fed. FOTO: AFP/Brendan Smialowski
    New York: Goldman Sachs memperkirakan suku bunga Amerika Serikat (AS) bisa diterapkan menjadi negatif di masa depan oleh Federal Reserve jika ekonomi Paman Sam mengalami resesi. Meski ada keraguan di bank sentral AS tentang risiko tindakan tersebut. Meski demikian, ada harapan agar ekonomi AS kembali menguat di kemudian hari.

    Ketika bank sentral AS menerapkan suku bunga negatif, itu artinya bank harus membayar untuk menyimpan uang tunai. Gagasan di belakang itu adalah guna meningkatkan penyaluran pinjaman bank, mendorong modal ke aktivitas bisnis, dan merangsang ekonomi. Ini telah menjadi kebijakan bank sentral Eropa (ECB) di zona euro, sejak krisis utang pemerintah 2011.

    Namun, bagian dari komunitas keuangan skeptis tentang penggunaan kebijakan ini, terutama dalam waktu lama. Mereka percaya tingkat suku bunga acuan negatif memiliki konsekuensi seperti menyentak neraca keuangan bank yang dapat berdampak lebih luas pada perekonomian. Federal Reserve AS pun berbagi pandangan tentang hal ini.

    Pejabat the Fed menyatakan bahwa sistem keuangan di Amerika Serikat sangat berbeda dengan negara-negara lain yang menerapkan kebijakan suku bunga negatif. Apalagi penerapan suku bunga acuan negatif dapat memiliki efek merugikan yang lebih signifikan terhadap fungsi pasar dan stabilitas keuangan di AS daripada di luar negeri.

    Namun, Kepala Ekonom Goldman Sachs Jan Hatzius berpandangan bahwa kondisi tersebut mungkin berubah di masa depan. "Masih ada banyak skeptisisme di AS (tentang suku bunga  acuan negatif) dan saya pikir mereka akan memanfaatkan kebijakan lain terlebih dahulu," tuturnya, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 18 Januari 2020.

    Goldman Sachs berharap ekonomi AS tumbuh di atas dua persen pada tahun ini. Namun jika sebuah resesi melanda ekonomi AS dalam waktu dekat, Hatzius mengatakan, the Fed dapat menggunakan panduan ke depan dengan pelonggaran kuantitatif dan akhirnya tingkat suku bunga acuan negatif bisa memperbaiki ekonomi.

    "Jika kita melihat resesi di beberapa titik dalam beberapa tahun ke depan, dengan tingkat bunga yang mendekati sekarang, maka Anda hanya akan memiliki 150 basis poin atau lebih untuk penurunan suku bunga konvensional. Anda harus bergantung pada alat lain," jelasnya.

    Adapun tingkat suku bunga acuan AS berada di 1,5-1,75 persen. Fed memberi sinyal pada pertemuan terakhirnya, pada Desember 2019, bahwa Fed tidak berharap mengubah suku bunga di pada 2020. Bank sentral AS juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS dua persen di 2020 -sedikit lebih rendah dari tingkat pertumbuhan yang terlihat pada 2019.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id