Kesaksian Ketua Fed Picu Wall Street Bervariasi

    Angga Bratadharma - 14 November 2019 07:14 WIB
    Kesaksian Ketua Fed Picu Wall Street Bervariasi
    Ilustrasi. FOTO: Dailycaller
    New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mencerna kesaksian terbaru Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Di sisi lain, perang dagang yang terus berlangsung turut memberikan beban tersendiri terhadap pergerakan pasar saham.

    Mengutip Xinhua, Kamis, 14 November 2019, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 92,10 poin atau 0,33 persen menjadi 27.783,59. Sementara S&P 500 naik sebanyak 2,20 poin atau 0,07 persen menjadi 3.094,04. Indeks Komposit Nasdaq turun 3,99 poin, atau 0,05 persen, menjadi 8,482.10.

    "Saat ini sikap kebijakan moneter AS kemungkinan tetap tepat selama ekonomi AS tetap pada jalurnya," ungkap Powell, di dengar pendapat yang diadakan oleh Komite Ekonomi Gabungan Kongres.

    Meski secara keseluruhan ekonomi AS berada pada posisi yang menguntungkan, namun Powell menunjukkan beberapa risiko penting terhadap prospek ekonomi, termasuk pertumbuhan yang lamban di luar negeri, perkembangan perdagangan, dan tekanan inflasi yang diredam. Fed telah memangkas suku bunga acuan tiga kali tahun ini menjadi kisaran 1,5-1,75 persen.

    Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, indeks harga konsumen AS naik lebih dari yang diharapkan pada Oktober. Indeks Harga Konsumen untuk Semua Konsumen Perkotaan naik 0,4 persen berdasarkan penyesuaian musiman setelah tidak berubah pada September.

    Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada Selasa, 12 November mengatakan kesepakatan perdagangan sudah dekat tetapi tidak memberikan rincian kapan atau di mana suatu perjanjian akan ditandatangani, mengecewakan para investor dalam apa yang disebut sebagai pidato utama tentang kebijakan ekonomi pemerintahannya.

    Dia juga mengguncang beberapa investor dengan mengancam Tiongkok dengan tarif lebih banyak lagi jika kedua negara tidak mencapai kesepakatan. Ketidakpastian perdagangan membebani ekuitas AS, dengan tekanan lebih lanjut datang dari protes yang sedang berlangsung di Hong Kong.

    Demonstran anti-pemerintah di Hong Kong berencana untuk melumpuhkan bagian-bagian dari pusat keuangan Asia itu untuk hari ketiga, dengan transportasi, sekolah dan banyak bisnis tutup setelah kekerasan meningkat di seluruh kota.

    Investor juga mempertimbangkan komentar terbaru dari Federal Reserve AS, dengan Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral melihat ekspansi berkelanjutan ke depan untuk ekonomi AS, sementara dampak penuh dari penurunan suku bunga baru-baru ini belum terasa.

    Sementara itu, data indeks harga konsumen (IHK) AS lebih baik dari yang diharapkan karena harga konsumen untuk Oktober naik 0,4 persen, melebihi ekspektasi. Namun, reaksi emas terhadap komentar Powell relatif tidak terdengar.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id