September, The Fed Diyakini Pangkas Suku Bunga Acuan

    Husen Miftahudin - 07 September 2019 18:07 WIB
    September, The Fed Diyakini Pangkas Suku Bunga Acuan
    Gedung The Fed. FOTO: AFP
    New York: The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa Federal Reserve diperkirakan memangkas suku bunga acuan seperempat poin kembali ketika mengadakan pertemuan berikutnya dalam dua minggu. Langkah itu dilakukan di tengah prospek ekonomi global yang semakin tidak menentu dengan WSJ mengutip pejabat publik.

    Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memangkas suku bunga acuan seperempat poin untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade pada pertemuan terakhirnya, tetapi beberapa pedagang dan investor telah mengisyaratkan mereka menginginkan pengurangan yang lebih dalam dan siklus pemotongan suku bunga yang lebih agresif.

    Mengutip CNBC, Sabtu, 7 September 2019, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga terus menekan The Fed agar lebih banyak memangkas suku bunga acuannya. Trump mengatakan pada Agustus lalu bahwa The Fed harus memangkas suku bunga acuan setidaknya satu persen.

    Namun WSJ mengatakan pemangkasan setengah poin tidak mendapatkan dukungan dari para pejabat the Fed. Sementara Presiden Federal Reserve St Louis James Bullard mengatakan the Fed harus memangkas suku bunga setengah persen pada pertemuan berikutnya untuk melampaui ekspektasi pasar keuangan dan perang perdagangan global.

    Menurut alat CME Fedwatch edagang menempatkan peluang penurunan suku bunga acuan pada level 95 persen di pertemuan September. Adapun salah satu elemen yang bisa menjadi kunci pemikiran Fed untuk memangkas suku bunga acuan adalah kurva imbal hasil, atau kesenjangan antara jatuh tempo obligasi pemerintah.

    Sebelumnya, pernyataan dari mantan Presiden The Fed New York William Dudley memperkuat fakta bahwa Federal Reserve berada di bawah tekanan politik kuat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Salah satu tekanan yang menekan bank sentral Amerika Serikat itu ialah ketika Presiden AS Donald Trump meminta untuk suku bunga acuan dipangkas.
     
    Tidak dipungkiri, Trump sudah berulang kali meminta agar Federal Reserve memangkas suku bunga acuan dengan cepat dan dalam jumlah yang besar. Kritikan pun sering dilontarkan dan utamanya ditujukan kepada Ketua the Fed Jerome Powell. Bahkan, ancaman pemecatan juga diluncurkan jika suku bunga tidak dipangkas sesuai keinginan Trump.
     
    "Semua yang mereka katakan dan semua yang mereka lakukan akan bisa dilihat. Apa yang saya rasakan dalam beberapa hari terakhir adalah keinginan yang tumbuh di antara para pejabat saat ini dan mantan pejabat Fed untuk melawan," tambah Kepala Strategi Global AGF Greg Valliere.

    Komentar Dudley muncul di tengah serangkaian pernyataan publik yang tidak sesuai dengan karakter dari bankir sentral AS, yang biasanya tenang. Apalagi, the Fed memiliki sejarah panjang tidak menggunakan forum publik untuk saling memberi tahu apa yang harus dilakukan.
     
    Namun, mantan Ketua Fed Janet Yellen yang merupakan pendahulu Powell, misalnya, baru-baru ini mengatakan the Fed harus mempertimbangkan penurunan suku bunga, hanya beberapa hari sebelum Powell dan anggota dewan gubernur melakukan pemangkasan suku bunga acuan.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id