Semua Khawatir Dampak Korona terhadap Ekonomi Global

    Antara - 26 Februari 2020 08:41 WIB
    Semua Khawatir Dampak Korona terhadap Ekonomi Global
    Ilustrasi. FOTO: RBS
    Tarakan: Virus korona dikhawatirkan berdampak bagi ekonomi global, terutama jika wabah tersebut berlangsung dalam jangka panjang sehingga Australia serius mendukung setiap upaya mengatasi virus yang memiliki nama Covid-2019 itu. Dukungan tersebut penting diberikan agar tekanan ke ekonomi global bisa diminimalisir.

    "Kita semua pasti khawatir dampak yang terjadi bagi ekonomi global jika terjadi wabah jangka panjang," kata Sekretaris II Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Australia Peter Simojoki, di Tarakan, Kalimantan Utara, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 26 Februari 2020.

    Ia menjelaskan jika wabah virus korona di Tiongkok berlangsung dalam jangka panjang maka akan memengaruhi ekonomi global, mengingat Tiongkok termasuk penggerak ekonomi dunia. Peter mengatakan Australia kini sudah merasakan dampak tersebut. Misalnya, kata dia, nelayan di Australia Barat mengeluhkan jatuhnya harga lobster.

    "Australia Barat ini daerah saya dan nelayan di sana mengeluh karena harga lobster yang sangat murah," ujarnya, seraya menambahkan bahwa Tiongkok adalah pembeli terbesar industri lobster bernilai ratusan juta dolar Australia.

    Sebelum wabah virus korona, lanjut dia, biasanya permintaan lobster dari Tiongkok akan mencapai puncaknya menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, dengan permintaan mencapai sekitar 40-50 ton per hari berdasarkan data koperasi di sana, yakni Geraldton Fishermen's Cooperative (GFC).

    Kalimantan Utara pun telah merasakan dampak virus korona bagi perekonomian, berupa harga sarang burung walet dari sebelumnya Rp15 juta menjadi Rp3 juta per kilogram. "Tantangan bagi kita (Australia dan Indonesia) adalah melakukan diversifikasi usaha," kata Peter, menjawab pertanyaan apa yang harus dilakukan terkait kondisi ekonomi global itu.

    Dalam kunjungan beberapa hari ke Kalimantan Utara, Peter Simojoki akan bertemu dengan Gubernur Kaltara, Bupati Bulungan, dan Wali Kota Tarakan. Selain mencari informasi untuk peluang investasi, Australia juga kembali menawarkan kerja sama pendidikan melalui beasiswa, Australia Awards in Indonesia (AAI).

    Adapun pendaftarannya dibuka sejak 1 Februari sampai 30 April 2020, melalui website https:/www.australiaawardsindonesia.org. Syarat seleksi cukup mudah hanya menyampaikan visi dan misi mengikuti program beasiswa dan nilai yang bagus. Sedangkan untuk jurusan, antara lain ekonomi, kesehatan, dan kebijakan publik.

    Tarakan memiliki arti penting bagi Australia karena saat perang dunia ke-II banyak tentara Australia yang gugur saat melawan pasukan Jepang di sana.
     



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id