Pernyataan Ketua Fed Picu Dolar AS Menguat

11 Januari 2019 09:46 wib
Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)
Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD melambung pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi karena Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan penutupan pemerintah berkepanjangan akan menyebabkan prospek yang tidak jelas dan data ekonomi lesu.

Mengutip Antara, Jumat, 11 Januari 2019, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,34 persen menjadi 95,5431 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1499 dari USD1,1544 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2744 dari USD1,2794 pada sesi sebelumnya.

Dolar Australia naik menjadi USD0,7182 dibandingkan dengan USD0,7180. USD dibeli 108,42 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 108,26 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD naik menjadi 0,9842 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9750 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3227 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3221 dolar Kanada.

Powell mengatakan dengan penutupan pemerintah berkepanjangan mengakibatkan para investor terdorong untuk menghindari aset-aset berisiko dan pada gilirannya akan mendorong permintaan terhadap mata uang safe haven greenback.

"Penutupan (pemerintah) yang lebih lama adalah sesuatu yang belum kita alami. Jika kita mengalami penutupan yang berkepanjangan, saya pikir itu akan muncul dalam data yang cukup jelas," kata Powell, dalam sebuah diskusi di Economic Club of Washington.

"Kami akan memiliki gambaran yang kurang jelas tentang ekonomi jika itu (penutupan) berjalan lebih lama," tambah Powell.

Ketua the Fed juga mengindikasikan bahwa pengetatan moneter akan terus berlanjut, karena pihaknya terus mengurangi neraca bank sentral, yang akan mengurangi jumlah uang beredar di pasar. "Ini akan jauh lebih kecil daripada sekarang. Itu akan lebih kecil dari sekarang, tapi tidak ada di dekat tempat itu sebelumnya," kata Powell.

Dalam hal langkah the Fed menaikkan suku bunga, Powell mengatakan, pihaknya sedang menunggu dan mengawasi karena inflasi rendah dan cukup terkendali. Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap menunggu dan melihat yang ditunjukkan dalam risalah pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dirilis pada Rabu 9 Januari.


(ABD)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.