Dolar AS Tergelincir

    Angga Bratadharma - 11 Januari 2020 10:04 WIB
    Dolar AS Tergelincir
    Ilustrasi. FOTO: AFP/MOHD RASFAN
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor mencerna data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan. Meski demikian, disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok memberikan sedikit katalis positif.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 11 Januari 2020, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,09 persen menjadi 97,3620. Pada akhir perdagangan New York, euro naik ke USD1,1123 dari USD1,1104 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3063 dari USD1,3058 di sesi sebelumnya.

    Dolar Australia naik menjadi USD0,6911 dibandingkan dengan USD0,6852. Dolar AS membeli 109,52 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 109,50 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9726 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9730 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3058 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3080 dolar Kanada.

    Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pengusaha AS memberi tambahan 145 ribu pekerjaan pada Desember, turun dari revisi 256 ribu pada November, dan tingkat pengangguran tetap di 3,5 persen. Diharapkan kondisi ini kian membaik dan nantinya mendukung laju perekonomian AS di masa mendatang.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih rendah pada Jumat  waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor mencerna data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan. Meski demikian, disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok memberikan sedikit katalis positif.

    Indeks Dow Jones Industrial Average merosot sebanyak 133,13 poin atau 0,46 persen menjadi 28.823,77. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 9,35 poin atau 0,29 persen menjadi 3.265,35. Indeks Komposit Nasdaq turun 24,57 poin atau 0,27 persen menjadi 9.178,86.

    Ketiga indeks utama berayun antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi. Indeks saham unggulan sempat diperdagangkan di atas 29 ribu, tonggak untuk pertama kalinya mencapai level tertinggi sepanjang masa yakni di 29.009,07 pada sesi pagi. S&P 500 dan Nasdaq juga mencapai rekor tertinggi dalam perdagangan intraday sebelum berbalik negatif.

    Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 turun pada penutupan pasar, dengan sektor keuangan turun 0,78 persen, memimpin pelemahan. Sedangkan sektor real estat naik sebanyak 0,95 persen, kelompok berkinerja terbaik.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id