Indeks Acuan Saham Inggris Terangkat

    Antara - 27 November 2019 09:46 WIB
    Indeks Acuan Saham Inggris Terangkat
    Ilustrasi. AFP PHOTO/ODD ANDERSEN
    London: Saham-saham Inggris menguat pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London sedikit terangkat 0,09 persen atau 6,85 poin, menjadi 7.403,14 poin.

    Mengutip Antara, Rabu, 27 November 2019, Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, melonjak 6,78 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan.

    Diikuti oleh saham perusahaan penyedia asuransi Hiscox dan perusahaan bahan kimia khusus multinasional Inggris Johnson Matthey, yang masing-masing meningkat sebesar 4,02 persen dan 3,04 persen.

    Sementara itu, Compass Group, sebuah perusahaan jasa makanan kontrak multinasional Inggris, mencatat kerugian terbesar di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 7,51 persen. Disusul saham perusahaan ritel fashion-olahraga JD Sports Fashion yang merosot 2,40 persen, serta perusahaan portal real estat daring Rightmove turun 1,56 persen.

    Di sisi lain, saham-saham Amerika Serikat mencapai level tertinggi baru di penutupan pasar pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), menyusul penutupan tertinggi sepanjang masa pada Senin. Kondisi itu terjadi karena investor mencerna pidato terbaru Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan serangkaian data yang baru dirilis.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 55,21 poin atau 0,20 persen menjadi 28.121,68. Sementara S&P 500 naik sebanyak 6,88 poin atau 0,22 persen menjadi 3.140,52. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq naik sebanyak 15,44 poin atau 0,18 persen menjadi 8.647,93.

    Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan dengan catatan optimistis. Real estat naik sebanyak 1,40 persen tak lama setelah bel penutupan, mengungguli sisanya. Saham Best Buy naik 9,86 persen, setelah perusahaan membukukan laba lebih baik dari perkiraan untuk kuartal ketiga.

    Pada Senin malam, Powell mengatakan kebijakan moneter AS sekarang diposisikan dengan baik untuk mendukung pasar tenaga kerja yang kuat dan mengembalikan inflasi dengan tegas ke target dua persen dari the Fed.

    "Pada titik ini dalam ekspansi yang panjang, saya melihat gelas itu lebih dari setengah penuh. Dengan kebijakan yang tepat, kita dapat mengisinya lebih lanjut," kata Powell, di Kamar Dagang Besar Providence.

    Di sisi ekonomi, indeks kepercayaan konsumen The Conference Board turun menjadi 125,5 pada November, menandai penurunan beruntun empat bulan, lembaga think tank melaporkan. Diharapkan indeks kepercayaan konsumen ini kembali menguat di masa-masa yang akan datang.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id