Wakil Perdana Menteri Tiongkok Diharapkan Kunjungi AS

    12 Januari 2019 20:02 WIB
    Wakil Perdana Menteri Tiongkok Diharapkan Kunjungi AS
    Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping (FOTO: AFP)
    New York: Para pejabat Amerika Serikat (AS) mengharapkan negosiator perdagangan utama Tiongkok dapat mengunjungi Washington pada bulan ini. Kondisi itu menandakan adanya diskusi tingkat tinggi yang kemungkinan melanjutkan pembicaraan pada minggu ini yang dilakukan oleh para pejabat tingkat menengah di Beijing.

    Adapun pembicaraan itu lantaran Amerika Serikat dan Tiongkok tengah berupaya mencapai kata sepakat dalam hal perdagangan dan nantinya bisa mengakhiri sengketa dagang atau perang dagang yang sedang terjadi. Tidak ditampik, perang dagang memberikan efek negatif terhadap perekonomian dunia.
    "Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He kemungkinan besar datang dan mengunjungi kami di akhir bulan ini dan saya perkirakan penutupan pemerintah tidak akan berdampak. Kami akan melanjutkan pertemuan-pertemuan itu tepat ketika kami mengirim delegasi ke Tiongkok," kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 12 Januari 2019.

    Sejauh ini, Pemerintah AS masih menutup sebagian pemerintahannya lantaran Presiden AS Donald Trump dan Kongres dari Demokrat berseteru terkait persetujuaan anggaran yang merupakan keinginan Trump untuk membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko.

    Orang-orang yang akrab dengan pembicaraan di Beijing mengatakan harapan meningkat bahwa Liu akan melanjutkan pembicaraan dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Mnuchin. Pembicaraan pada tingkat itu dipandang penting untuk membuat keputusan kunci guna meredakan perang dagang yang terjadi.

    Trump menuntut persyaratan perdagangan yang lebih baik dengan Tiongkok dan Amerika Serikat terus menekan Beijing untuk mengatasi masalah yang memerlukan perubahan struktural seperti pencurian kekayaan intelektual, transfer teknologi paksa, dan hambatan non-tarif lainnya.

    Trump mengatakan Amerika Serikat sukses luar biasa dalam negosiasi perdagangannya dengan Tiongkok. Lebih dari setengah jalan dalam 90 hari gencatan senjata dalam perang dagang AS-Tiongkok yang disepakati pada 1 Desember menunjukkan ada beberapa detail yang disediakan dari setiap kemajuan yang dibuat.

    Trump telah berjanji untuk meningkatkan tarif impor Tiongkok senilai USD200 miliar pada 2 Maret jika Tiongkok gagal mengambil langkah-langkah untuk melindungi kekayaan intelektual AS, mengakhiri kebijakan yang memaksa perusahaan-perusahaan Amerika untuk menyerahkan teknologi kepada mitra Tiongkok.

    "Kami memiliki dua sisi di belakang meja. Itu menggembirakan," kata Kepala Urusan Internasional AS Myron Brilliant, saat berbicara kepada wartawan di sebuah acara.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id