Black Friday, Pembeli Barang Online AS Capai USD7,4 Miliar

    Arif Wicaksono - 01 Desember 2019 15:11 WIB
    <i>Black Friday</i>, Pembeli Barang <i>Online</i> AS Capai USD7,4 Miliar
    Momen Black Friday di AS. Foto : AFP.
    Washington: Kekhawatiran melemahnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) tak sejalan dengan pembelian online dalam momen Black Friday. Pada hari belanja nasional negeri Paman Sam itu, pembeli online asal AS membelanjakan uang sebesar USD7,4 miliar atau naik 19,6 persen dari tahun lalu, menurut alat analisis web Adobe Analytics. Tiga produk penjualan online teratas di Black Friday, sehari setelah Thanksgiving, adalah boneka L.O.L Surprise, mainan Frozen 2, dan video game FIFA 20.

    Dikutip dari Xinhua, Minggu, 1 Desember 2019, hal ini melanjutkan tren positif ketika pembeli online AS menghabiskan USD4,2 miliar untuk Thanksgiving atau naik 14,5 persen dari tahun lalu dan mencapai rekor tertinggi, menurut data dari Adobe Analytics, yang melacak 80 persen transaksi online di 100 pengecer terbesar di AS. 

    Sementara itu, Salesforce, perusahaan perangkat lunak berbasis cloud, mengatakan penjualan digital Thanksgiving di AS tumbuh 17 persen menjadi USD4,1 miliar. Salesforce mengatakan bahwa pembelian Hari Thanksgiving terutama melalui perangkat mobile, mencatat bahwa 60 persen dari semua pesanan digital datang melalui ponsel, mengalahkan perkiraan sebelumnya.

    "Lalu lintas digital juga mencapai lebih dari 70 persen, memberikan indikasi awal bahwa pembeli siap untuk beralih ke realitas mobile-only," tulis blog itu.

    Menurut data dari Adobe Analytics, smartphone menghuni sebesar 34,5 persen dari semua penjualan e-commerce dari 1 November hingga Black Friday. Sementara sekitar 60 persen dari penjualan black friday berasal dari komputer desktop, dan lima persen dari tablet. Selama periode itu, penjualan online berjumlah USD64,5 miliar.

    Cyber Monday, yang jatuh pada Senin pertama setelah Hari Thanksgiving dan Black Friday, dianggap sebagai hari belanja online terbesar tahun ini. Tahun ini, Adobe Analytics memperkirakan penjualan online di Cyber Monday mencapai USD9,4 miliar atau naik 18,9 persen dari 2018.

    Selama musim liburan penuh, yang didefinisikan Adobe sebagai periode antara 1 November dan 31 Desember, pembeli online diprediksi bisa menghabiskan USD143,8 miliar secara online, naik 14,1 persen dari tahun lalu.

    Federal Reserve Amerika Serikat (AS) memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS akan melemah pada kuartal keempat 2019 karena pebisnis pesimistis akibat adanya ketidakpastian perdagangan. Ada harapan agar perselisihan dagang yang sedang terjadi antara Washington dengan Beijing bisa segera berhenti.

    "Salah satu alasan kuartal keempat akan menjadi lemah, kami percaya, mungkin penyesuaian inventaris yang signifikan, yang mungkin sebanyak setengah persen atau lebih dari pertumbuhan PDB," kata Presiden Federal Reserve Bank of Dallas Robert Kaplan, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 30 November 2019.

    Menurut perkiraan terbaru yang dirilis oleh Federal Reserve Bank of Atlanta pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan turun ke tingkat tahunan 0,4 persen pada kuartal keempat tahunn ini. Kaplan mencatat bahwa ketidakpastian perdagangan adalah salah satu alasan utama yang melemahkan pertumbuhan ekonomi global dan investasi bisnis.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id