Emas Dunia Meredup

    Antara - 09 Agustus 2019 07:32 WIB
    Emas Dunia Meredup
    Ilustrasi (SEBASTIAN DERUNGSSEBASTIAN DERUNGS/AFP)
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB) setelah mencatat kenaikan lebih dari dua persen selama sesi sebelumnya. Kondisi itu terjadi karena saham-saham Amerika Serikat berbalik naik atau rebound di seluruh indeks.

    Mengutip Antara, Jumat, 9 Agustus 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD10,10 atau 0,66 persen menjadi USD1,509,50 per ons. Namun demikian, emas masih bertahan di atas level psikologis USD1.500 per ons yang tertembus sehari sebelumnya, dipicu permintaan terhadap aset-aset safe haven yang lebih kuat.

    Indeks Dow Jones Industrial Average pulih lebih dari 300 poin pada perdagangan Kamis waktu setempat, membalikkan penurunan tajam yang dideritanya awal pekan ini karena ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga naik signifikan.

    Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman dan beralih ke aset-aset berisiko. Aksi ambil untung juga berkontribusi pada jatuhnya emas berjangka. Sebelumnya, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik tajam USD35,40 atau 2,39 persen menjadi USD1.519,60 per ons.

    Emas berjangka telah membukukan keuntungan hampir USD90 dalam empat sesi terakhir berturut-turut, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam untuk mengenakan tarif tambahan pada impor produk Tiongkok yang lebih banyak.

    Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, hanya sedikit menguat pada perdagangan Kamis 8 Agustus, sehingga tidak begitu menekan harga emas, yang masih bertahan di atas USD1.500 per ons.

    Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun sebanyak 26 sen atau 1,51 persen menjadi USD16,936 per ons. Sementara platinum untuk pengiriman Oktober turun sebanyak USD3,50 atau 0,4 persen menjadi USD867,50 per ons.

    Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 371,12 poin atau 1,43 persen menjadi 26.378,19 poin. Indeks S&P 500 bertambah 54,11 poin atau 1,88 persen menjadi 2.938,09 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir menguat 176,33 poin atau 2,24 persen menjadi 8.039,16 poin.

    Imbal hasil obligasi Pemerintah Amerika Serikat bertenor 10 tahun diperdagangkan di sekitar 1,72 persen pada Kamis 8 Agustus, bangkit kembali dari tingkat terendahnya 1,62 persen yang tercatat di sesi sebelumnya.

    Imbal hasil obligasi anjlok di seluruh dunia pada perdagangan Rabu 7 Agustus karena investor menumpuk dana-dananya di aset yang lebih aman, di tengah kekhawatiran atas ekonomi global. Penurunan imbal hasil obligasi juga bisa memicu mundurnya pasar saham.
     



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id