Alasan Lagarde Dinilai Pantas Pimpin Bank Sentral Eropa

    Angga Bratadharma - 13 Juli 2019 19:04 WIB
    Alasan Lagarde Dinilai Pantas Pimpin Bank Sentral Eropa
    Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (AFP/Stefan Rousseau)
    Brussels: Mantan kepala bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) Jean-Claude Trichet memuji Christine Lagarde yang dicalonkan sebagai Presiden ECB. Lagarde dinilai mumpuni karena memiliki pengalaman sebagai menteri keuangan di Prancis, ditambah delapan tahun berkarir sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional.

    Jean-Claude Trichet, ekonom Perancis yang memimpin bank sentral yang berbasis di Frankfurt dari 2003 hingga 2011, mengatakan pengalaman yang dimiliki Lagarde sangat bagus dan menjadi pelatihan yang bisa memudahkan Lagarde memimpin bank sentral Eropa di periode berikutnya menggantikan Mario Draghi.

    Mengutip CNBC, Sabtu, 13 Juli 2019, pencalonan dirinya tidak ditampik telah banyak digaungkan oleh banyak kepala keuangan di Eropa. Pencalonannya ini nantinya diharapkan bisa disetujui oleh para pemimpin nasional dalam konsultasinya dengan dewan pemerintahan ECB dan parlemen Eropa yang baru terpilih.

    Menteri Keuangan Kroasia Zdravko Maric menggambarkan Lagarde sebagai satu-satunya yang bisa menjalankan bank sentral Eropa sebagai seorang ahli dan tidak hanya sebagai seorang politisi. Tentu Lagarde diharapkan bisa membawa Eropa kembali pulih dan nantinya bisa tumbuh lebih maksimal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

    Rekannya dari Lithuania, Vilius Sapoka, menggambarkan ECB sebagai 'lembaga ilmu roket', yang mengharuskan seseorang dengan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan lembaga yang sedemikian unik. "Dan saya pikir dalam hal ini, Lagarde memenuhi syarat," kata Sapoka, kepada CNBC.

    Andrej Bertconcelj, pengusaha yang berubah menjadi akademisi dan politisi yang mengepalai Departemen Keuangan Slovenia mengatakan, Lagarde adalah seorang ahli keuangan internasional dengan rekam jejak yang sangat baik. "Yang akan menjadi gubernur yang sangat baik dari ECB," tukasnya.

    Setiap menteri keuangan yang mengomentari pencalonan Lagarde berpandangan bahwa masa jabatannya kemungkinan akan dipergunakan untuk melanjutkan sikap kebijakan moneter bank sentral Eropa saat ini. Kondisi tersebut sejalan dengan situasi dan kondisi perekonomian Eropa, termasuk ekonomi global.

    "Anda tidak dapat mengabaikan perubahan di seluruh ekonomi dan lingkungan moneter. Tetapi saya percaya bahwa kontinuitas akan dipastikan," kata Sapoka Lithuania.

    Sapoka memperingatkan Pemerintah Eropa harus memperbarui fokus mereka pada kebijakan fiskal yang akan merangsang dan mempertahankan tingkat pertumbuhan di seluruh blok perdagangan, yang telah melihat pertumbuhan relatif lambat. Hal itu terjadi selama dekade terakhir sejak krisis keuangan 2008, terutama dibandingkan dengan AS atau Tiongkok.

    Dia berpandangan bank sentral Eropa, siapa pun yang memimpin akan selalu memiliki batasan. "Jika kami hanya berharap seseorang di gedung besar di suatu tempat di Brussels atau di Frankfurt akan menyelesaikan semua masalah Anda, itu hanya ilusi," pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id