Harga Minyak Dunia Naik

    Angga Bratadharma - 20 September 2019 08:01 WIB
    Harga Minyak Dunia Naik
    Ilustrasi. FOTO: Xinhua
    New York: Harga minyak dunia naik pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena pasar tetap khawatir tentang kemungkinan kekurangan pasokan. Hal itu terjadi walau Arab Saudi sudah menegaskan akan menggenjot produksi usai fasilitas utama minyaknya diserang oleh pesawat tak berawak pada pekan lalu.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 20 September 2019, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober naik USD0,02 menjadi menetap di USD58,13 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman November bertambah USD0,8 menjadi ditutup pada USD64,4 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Meskipun Menteri Energi Saudi Abdulaziz bin Salman mengatakan pasokan minyak akan sepenuhnya pulih pada akhir September, namun analis mengatakan rendahnya kapasitas cadangan global saat ini tetap menjadi perhatian bagi investor dan mendukung harga minyak.

    Serangan pesawat tak berawak terhadap fasilitas minyak utama Arab Saudi selama akhir pekan menumbangkan 5,7 juta barel produksi minyak mentah setiap hari. Jumlah tersebut menyumbang lebih dari setengah dari total produksi negara, atau lebih dari lima persen dari total dunia.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat mengupas sebagian besar kenaikan di awal untuk ditutup bervariasi pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah banyaknya data ekonomi utama. Di sisi lain, perang dagang yang berlarut-larut dan ketidakpastian di Timur Tengah masih memberikan beban tersendiri.

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 52,29 poin atau 0,19 persen menjadi 27.094,79. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 0,06 poin atau 0,0020 persen menjadi 3.006,79. Indeks Komposit Nasdaq naik 5,49 poin atau 0,07 persen menjadi 8.182,88.

    Sebanyak enam dari 11 sektor S&P 500 utama berhasil mengamankan diri di wilayah positif pada penutupan perdagangan, dengan saham perawatan kesehatan naik sebanyak 0,47 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan saham indsutri mundur 0,49 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Dalam pekan yang berakhir 14 September, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, mendaftarkan 208.000 atau naik 2.000 dari tingkat revisi pekan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja melaporkan. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan klaim baru akan mencapai total 215.000 yang disesuaikan secara musiman.

    Total penjualan rumah yang ada di AS, menyelesaikan transaksi yang mencakup rumah keluarga tunggal, rumah kota, kondominium, dan koperasi, naik 1,3 persen dari Juli ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,49 juta pada Agustus, menurut National Association of Realtors. Pembacaan itu mengalahkan konsensus pasar.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id