Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga Acuan

    Angga Bratadharma - 14 Desember 2019 16:03 WIB
    Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga Acuan
    Presiden European Central Bank Christine Lagarde. FOTO: Alain JOCARD/AFP
    Frankfurt: Bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama untuk zona euro. Suku bunga dasar zona euro akan tetap di 0,00 persen, dan suku bunga pinjaman marjinal serta suku bunga deposito masing-masing berada di 0,25 persen dan minus 0,50 persen.

    Presiden ECB Christine Lagarde berharap peninjauan strategi akan selesai pada akhir tahun depan. Adapun ECB Governing Council kembali menegaskan bahwa mereka memperkirakan suku bunga akan tetap pada level saat ini atau lebih rendah sampai telah melihat prospek inflasi yang kuat menyatu ke tingkat yang cukup dekat.

    Dalam sebuah konferensi pers, Lagarde mengumumkan proyeksi makroekonomi terbaru ECB untuk zona euro, yang memperkirakan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan nyata sebesar 1,2 persen pada 2019, kemudian 1,1 persen pada 2020, dan 1,4 persen pada 2021 dan 2022.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 14 Desember 2019, ini adalah perkiraan pertumbuhan 2022 pertama yang disediakan oleh ECB dan prospek pertumbuhan PDB riil untuk 2020 telah direvisi turun sedikit dibandingkan dengan proyeksi September.

    Lagarde, yang menjabat sebagai Bos ECB pada 1 November, mendukung paket kebijakan komprehensif yang diluncurkan oleh bank sentral Eropa pada September lalu, dengan mengatakan itu memberikan stimulus moneter substansial yang memastikan kondisi pembiayaan yang menguntungkan untuk semua sektor ekonomi.

    Ke depan, dia mengatakan, risiko seputar prospek pertumbuhan zona euro, terutama mengenai faktor geopolitik, meningkatnya proteksionisme, dan kerentanan di pasar negara berkembang, tetap 'miring ke bawah' tetapi telah menjadi 'agak kurang menonjol'.

    ECB memproyeksikan inflasi berada di angka 1,2 persen pada 2019, kemudian 1,1 persen pada 2020, lalu 1,4 persen pada 2021, dan 1,6 persen pada 2022, dengan sedikit revisi dari versi sebelumnya terutama didorong oleh perubahan yang diharapkan pada harga energi.

    Secara khusus, Lagarde mencatat, meski inflasi zona euro untuk sepanjang 2022 diperkirakan 1,6 persen, perkiraan kuartal keempat tahun ini adalah 1,7 persen. Artinya sedikit meningkat sepanjang 2022, yang dianggapnya baik secara arah tetapi belum menjadi tujuan dari ECB.

    Meskipun keputusan kebijakan ECB tidak menyebutkan ulasan strategi, Lagarde memang memberikan beberapa detail selama konferensi pers seraya Lagarde berharap untuk memulai kajian ulang pada Januari dan diselesaikan pada akhir 2020.

    Dia mengatakan tinjauan strategi akan melibatkan anggota konsultasi Parlemen Eropa, komunitas akademik dan juga perwakilan masyarakat sipil. Tinjauan tersebut, yang pertama sejak 2003 untuk ECB, akan bersifat komprehensif dan tidak ada yang terlewat, termasuk menangani perubahan sosial, seperti pengembangan teknologi, dan perubahan iklim.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id