IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global di 2020

    Angga Bratadharma - 21 Januari 2020 08:35 WIB
    IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global di 2020
    Ilustrasi. AFP PHOTO/Andrew CABALLERO-REYNOLDS
    Davos: Dana Moneter Internasional atau International Monetery Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global di 2020. Dalam hal ini, IMF mengutip katalis negatif di beberapa pasar negara berkembang terutama India dan meningkatnya dampak kerusuhan sosial.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 21 Januari 2020, pertumbuhan global sekarang diproyeksikan meningkat dari sekitar 2,9 persen pada 2019 menjadi 3,3 persen pada 2020 dan 3,4 persen pada 2021. Namun, IMF merevisi turun 0,1 persen untuk 2019 dan 2020, dan 0,2 persen untuk 2021.

    Di sisi lain, Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He, yang juga anggota Biro Politik Partai Komunis Komite Sentral Tiongkok, melakukan pertemuan dengan Kepala Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund dan para pemimpin bisnis AS.
     
    Ketika bertemu dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, CEO Kamar Dagang AS Thomas Donohue, dan Presiden Dewan Bisnis AS-Tiongkok Craig Allen, Liu He mengatakan ketiga organisasi telah melakukan banyak pekerjaan yang membantu Tiongkok-AS terkait konsultasi ekonomi dan perdagangan.
     
    "Tiongkok dan Amerika Serikat telah mencapai perjanjian ekonomi dan perdagangan fase pertama berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati. Itu bermanfaat bagi Tiongkok, Amerika Serikat, dan seluruh dunia," kata Liu, seraya menambahkan makna kesepakatan itu tidak hanya di bidang ekonomi dan perdagangan.

    "Tetapi juga dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran dunia," tambahnya.
     
    Liu berpendapat sebagai dua negara utama yang bertanggung jawab, Tiongkok dan Amerika Serikat, terlepas dari ideologi dan model politik dan ekonomi yang berbeda, sepenuhnya mampu bekerja sama satu sama lain untuk pembangunan yang saling menguntungkan.
     
    "Setelah menandatangani perjanjian, kedua belah pihak harus melakukan upaya bersama untuk mengimplementasikannya dan mendapatkan hasil nyata," tuturnya.
     
    Sementara itu, Georgieva dengan tulus mengucapkan selamat kepada Tiongkok dan Amerika Serikat atas penandatanganan perjanjian ekonomi dan perdagangan fase satu, yang menyuntikkan stabilitas ke dua negara dan ekonomi dunia. "Ini bermanfaat tidak hanya bagi ekonomi kedua negara, tetapi juga bagi ekonomi dunia," pungkas Georgieva.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id