WEF: Pembahasan Perdagangan AS-Tiongkok Perlu Tunjukkan Fleksibilitas

    Angga Bratadharma - 01 Mei 2019 14:01 WIB
    WEF: Pembahasan Perdagangan AS-Tiongkok Perlu Tunjukkan Fleksibilitas
    Ilustrasi (AFP Ed Jones)
    New York: Presiden World Economic Forum (WEF) berharap terdapat terobosan positif saat Amerika Serikat (AS) bersiap untuk mengirim delegasi tingkat tinggi ke Beijing minggu ini untuk negosiasi perdagangan. Tentu diharapkan kesepakatan dagang bisa segera tercapai demi kepentingan bersama, terutama ekonomi dunia.

    "Saya pikir mereka sekarang cukup dekat dengan momen di mana akan ada terobosan," kata Presiden Forum Ekonomi Dunia Borge Brende, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 1 Mei 2019.

    Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He di Tiongkok pada Selasa waktu setempat. Sedangkan Wakil Perdana Menteri Tiongkok kemudian akan memimpin delegasi Tiongkok ke Washington untuk diskusi tambahan mulai 8 Mei.
     
    Menurut pernyataan dari Gedung Putih, kedua pihak akan membahas masalah perdagangan termasuk kekayaan intelektual, transfer teknologi paksa, hambatan non-tarif, pertanian, layanan, pembelian, dan penegakan hukum. Kesemuanya diharapkan berjalan baik dan kesepakatan bisa segera tercapai.

    "Saya pikir itu adalah kepentingan bersama dari ekonomi terbesar di dunia, AS, dan ekonomi terbesar kedua di dunia, Tiongkok. Itu untuk menemukan solusi pada masalah perdagangan tersebut. Itu menyiratkan bahwa keduanya harus menunjukkan fleksibilitas dalam negosiasi ini," kata Brende.

    Para penasihat perdagangan Amerika telah bergerak antara Washington dan Beijing selama berbulan-bulan dengan sedikit keberhasilan untuk ditunjukkan di depan umum. Hal itu terjadi ketika mereka mencoba menyelesaikan konflik perdagangan yang telah mengguncang pasar ekuitas global dan merusak kepercayaan investor selama lebih dari setahun.

    "Jika mereka menemukan jalan keluar untuk memecahkan kebuntuan yang telah dibuat, saya pikir itu juga dapat menambah pertumbuhan tambahan untuk ekonomi global -yang dibutuhkan. Ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, dan juga dapat mengamankan periode pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

    Harapan terobosan mencapai puncaknya pada Kamis, setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping akan segera datang ke Gedung Putih. Trump tidak menunjukkan kapan potensi pertemuan bilateral mungkin terjadi.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id